Senin, 27 Jul 2026 01:03 WIB

Terbongkarnya 'Misteri' Kopi yang Menyehatkan Tubuh

Ilustrasi kopi (Foto: Flickr)
Ilustrasi kopi (Foto: Flickr)

jatimnow.com - Manfaat meminum kopi terus diuji sejumlah peneliti. Beberapa studi terus menemukan manfaat dari minum kopi. Akan tetapi bagaimana tepatnya kopi menghasilkan semua manfaat kesehatan, masih tetap menjadi misteri.

Dilansir di laman Medical News Today, Kamis (31/10), sebuah penelitian baru menyoroti mekanisme di balik efek kopi dengan melihat hubungan antara kopi dan kesehatan mikrobiota usus. Adalah Li Jiao, dari Baylor College of Medicine di Houston, TX, yang juga penulis senior dan koresponden penelitian ini.

Baca Juga: Puluhan Barista di Blitar Ikuti Lomba Menyeduh Kopi Manual

Shawn Gurwara, juga dari Baylor College, yang merupakan penulis pertama makalah ini, mempresentasikan temuan di American College of Gastroenterology (ACG) di Pertemuan Ilmiah Tahunan 2019, yang berlangsung di San Antonio, TX. Jiao dan timnya, meneliti mengenai hubungan antara konsumsi kafein dan komposisi dan struktur mikrobiota usus-kolon.

Metodenya, para ilmuwan meminta 34 peserta untuk menjalani pemeriksaan kolonoskopi dan endoskopi untuk memastikan kesehatan usus mereka. Para peneliti memperoleh 97 biopsi mukosa kolon snap-beku dari berbagai segmen dari individu-individu ini.

Lalu, para peneliti mengekstraksi DNA mikroba, dan melakukan analisis urutan 16-rRNA. Selain itu, para peserta menjawab kuesioner frekuensi makanan yang dikelola sendiri untuk mengevaluasi asupan kopi harian yang dikonsumsi masing-masing peserta.

Tim peneliti membagi asupan kopi menjadi konsumsi kopi tinggi, yaitu, setidaknya 82,9 miligram (mg) per hari. Dan konsumsi kopi rendah, yaitu kurang dari 82,9 mg setiap hari.

Hasilnya, analisis mengungkapkan bahwa konsumen kafein yang tinggi memiliki tingkat genera bakteri Faecalibacterium dan Roseburia yang tinggi. Akan tetapi tingkat Erysipelatoclostridium, yaitu genus bakteri yang berpotensi berbahaya, ditemukan rendah.

Baca Juga: PW Kopi, Pionir Kopi Premium Sumsel yang Kantongi Sertifikasi SNI

Tim peneliti menemukan hubungan ini terlepas dari usia peserta atau kualitas diet mereka. Meskipun merupakan bagian dari usus sehat yang normal, kadar Erysipelatoclostridium ramosum (E. ramosum) yang berlebihan mungkin berbahaya.

Penelitian sebelumnya pada manusia, telah mengaitkan E. ramosum dengan sindrom metabolik. Dan penelitian pada hewan, ditemukan hubungan dengan peningkatan glukosa usus kecil dan transporter lemak yang meningkatkan obesitas yang disebabkan oleh diet.

Selain itu, para peneliti dari penelitian ini menemukan tingkat bakteri lain yang lebih tinggi, yang biasanya terdeteksi dalam mikrobioma usus, pada konsumen kopi tinggi. Bakteri ini termasuk Odoribacter, Dialister, Fusicatenibactor, Alistipes, Blautia, dan berbagai strain Lachnospiraceae.

Baca Juga: Pasutri Asal Blitar Ini Sukses Buka Kafe Kopi Dari Dapur Rumahnya

"Konsumsi kafein yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan kekayaan dan kerataan mikrobiota usus terkait mukosa, dan kelimpahan relatif lebih tinggi dari bakteri anti-inflamasi. Seperti Faecalibacterium dan Roseburia dan tingkat yang lebih rendah dari Erysipelatoclostridium yang berpotensi berbahaya," demikian simpulan penulis penelitian.

 

Artikel ini telah tayang di REPUBLIKA.co.id dengan judul 'Misteri' Kopi yang Menyehatkan Tubuh Akhirnya Terbongkar

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.