Kamis, 11 Jun 2026 18:41 WIB

Terbongkarnya 'Misteri' Kopi yang Menyehatkan Tubuh

Ilustrasi kopi (Foto: Flickr)
Ilustrasi kopi (Foto: Flickr)

jatimnow.com - Manfaat meminum kopi terus diuji sejumlah peneliti. Beberapa studi terus menemukan manfaat dari minum kopi. Akan tetapi bagaimana tepatnya kopi menghasilkan semua manfaat kesehatan, masih tetap menjadi misteri.

Dilansir di laman Medical News Today, Kamis (31/10), sebuah penelitian baru menyoroti mekanisme di balik efek kopi dengan melihat hubungan antara kopi dan kesehatan mikrobiota usus. Adalah Li Jiao, dari Baylor College of Medicine di Houston, TX, yang juga penulis senior dan koresponden penelitian ini.

Baca Juga: Puluhan Barista di Blitar Ikuti Lomba Menyeduh Kopi Manual

Shawn Gurwara, juga dari Baylor College, yang merupakan penulis pertama makalah ini, mempresentasikan temuan di American College of Gastroenterology (ACG) di Pertemuan Ilmiah Tahunan 2019, yang berlangsung di San Antonio, TX. Jiao dan timnya, meneliti mengenai hubungan antara konsumsi kafein dan komposisi dan struktur mikrobiota usus-kolon.

Metodenya, para ilmuwan meminta 34 peserta untuk menjalani pemeriksaan kolonoskopi dan endoskopi untuk memastikan kesehatan usus mereka. Para peneliti memperoleh 97 biopsi mukosa kolon snap-beku dari berbagai segmen dari individu-individu ini.

Lalu, para peneliti mengekstraksi DNA mikroba, dan melakukan analisis urutan 16-rRNA. Selain itu, para peserta menjawab kuesioner frekuensi makanan yang dikelola sendiri untuk mengevaluasi asupan kopi harian yang dikonsumsi masing-masing peserta.

Tim peneliti membagi asupan kopi menjadi konsumsi kopi tinggi, yaitu, setidaknya 82,9 miligram (mg) per hari. Dan konsumsi kopi rendah, yaitu kurang dari 82,9 mg setiap hari.

Hasilnya, analisis mengungkapkan bahwa konsumen kafein yang tinggi memiliki tingkat genera bakteri Faecalibacterium dan Roseburia yang tinggi. Akan tetapi tingkat Erysipelatoclostridium, yaitu genus bakteri yang berpotensi berbahaya, ditemukan rendah.

Baca Juga: PW Kopi, Pionir Kopi Premium Sumsel yang Kantongi Sertifikasi SNI

Tim peneliti menemukan hubungan ini terlepas dari usia peserta atau kualitas diet mereka. Meskipun merupakan bagian dari usus sehat yang normal, kadar Erysipelatoclostridium ramosum (E. ramosum) yang berlebihan mungkin berbahaya.

Penelitian sebelumnya pada manusia, telah mengaitkan E. ramosum dengan sindrom metabolik. Dan penelitian pada hewan, ditemukan hubungan dengan peningkatan glukosa usus kecil dan transporter lemak yang meningkatkan obesitas yang disebabkan oleh diet.

Selain itu, para peneliti dari penelitian ini menemukan tingkat bakteri lain yang lebih tinggi, yang biasanya terdeteksi dalam mikrobioma usus, pada konsumen kopi tinggi. Bakteri ini termasuk Odoribacter, Dialister, Fusicatenibactor, Alistipes, Blautia, dan berbagai strain Lachnospiraceae.

Baca Juga: Pasutri Asal Blitar Ini Sukses Buka Kafe Kopi Dari Dapur Rumahnya

"Konsumsi kafein yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan kekayaan dan kerataan mikrobiota usus terkait mukosa, dan kelimpahan relatif lebih tinggi dari bakteri anti-inflamasi. Seperti Faecalibacterium dan Roseburia dan tingkat yang lebih rendah dari Erysipelatoclostridium yang berpotensi berbahaya," demikian simpulan penulis penelitian.

 

Artikel ini telah tayang di REPUBLIKA.co.id dengan judul 'Misteri' Kopi yang Menyehatkan Tubuh Akhirnya Terbongkar

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.