Jumat, 12 Jun 2026 08:02 WIB

Polisi Duga Pembunuh Driver Go-Car asal Surabaya Lebih dari Satu Orang

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 24 Okt 2019 16:11 WIB
Pelaku pembunuh driver Go-Car ditangkap Polres Pasuruan
Pelaku pembunuh driver Go-Car ditangkap Polres Pasuruan

jatimnow.com - Pembunuhan yang dilakukan oleh Gianto (36), warga Babatan Gang 1, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya dan membuang jenazah driver Go-Car, Rusdianto (41) ke Tol Pandaan-Malang di KM 74.200/B diduga dilakukan lebih dari satu orang.

"Sampai saat ini pelaku masih mati-matian mengaku melakukan aksi pembunuhan itu sendirian. Namun analisa penyidik, kita masih belum yakin jika pelaku ini melakukan aksi sendirian," jelas Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, Kamis (24/10/2019).

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Baca juga:  

Direncanakan, pada Jumat (25/10/2019) esok, polisi akan melakukan rekonstruksi ulang proses pembunuhan terhadap korban.

"Rekonstruksi kita lakukan mulai dari lokasi awal pelaku melakukan pemesanan Go-Car, berlanjut ke lokasi pembuangan. Agar logika berpikir kita bisa terukur sesuai fakta di lapangan," terang Alumnus AKPOL 2001 ini.

Menurutnya, di dalam bahasa forensik ada 2 kemungkinan atas tewasnya korban yang dibunuh dengan cara dijerat tali tampar (tambang) tersebut.

"Kemungkinannya, pertama jika korban ini memang lengah, atau percaya dengan penumpang. Kedua, ada orang lain yang mengalihkan perhatian korban sehingga, pelaku dengan mudah menjerat leher korban," tukasnya.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

Pelaku sendiri sempat membuang handphone (Hp) korban di  selokan depan Masjid Changhoo Pandaan. Pelaku juga sempat menjual mobil milik korban via transaksi di media sosial (medsos) ke Kabupaten Jember. Namun gagal. 

Terungkapnya tempat persembunyian pelaku di Perum Pelem Pertiwi Blok JF 10, Desa Pelem Watu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, tidak lepas dari upaya tracker handphone Gianto saat memesan Go-Car dengan akun palsu dengan nama 'Dwi'.

Berdasar pengakuan pelaku dihadapan penyidik, motif yang melatarbelakangi pembunuhan tersebut adalah faktor ekonomi.

"Motif pelaku melakukan pembunuhan ini terhadap korban, karena pelaku ingin menguasai mobil korban karena tengah terlilit hutang," terangnya.

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

Rusdianto (41) diketahui mempunyai 2 Kartu Tanda Penduduk (KTP) yaitu warga Jalan Bendul Merisi, Wonocolo, Surabaya dan Jalan Rejo Makmur 2A, Kelurahan Pakal, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.

Korban merupakan seorang driver Go-Car dan meninggalkan rumah untuk bekerja serta tidak bisa dihubungi sejak Senin (21/10/2019) lalu.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.