Minggu, 07 Jun 2026 00:27 WIB

Hewan Diduga Macan di Ponorogo Muncul Tiga Hari Berturut-turut

Warga Desa Sumberejo, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, menunjukkan lokasi mereka melihat penampakan hewan diduga macan
Warga Desa Sumberejo, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, menunjukkan lokasi mereka melihat penampakan hewan diduga macan

jatimnow.com - Penampakan hewan diduga macan yang menggegerkan warga Desa Sumberejo, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, dibenarkan kepala desa setempat, Mulyadi. Dari laporan, warga mengaku melihat hewan itu tiga hari berturut-turut.

"Ya, kalau warga saya, laporannya ada tiga yang melihat. Tapi kalau saya sendiri belum melihat," kata Kepala Desa Sumberejo, Mulyadi, Kamis (17/10/2019).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Mulyadi mengaku akan mencari kebenaran informasi tersebut, sebelum nantinya melapor ke pihak terkait, di antaranya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Akan kami lakukan verifikasi dulu. Apa benar warga benar-benar melihat. Takutnya cuma bayangan saja," tutur Mulyadi.

"Saya harap warga lebih hati-hati. Kalau seandainya benar itu macan turun dari gunung," tambahnya.

Menurutnya, bila itu benar macan, maka diduga kuat hewan itu turun dari hutan di sekitar desa. Sebab dalam beberapa bulan terkahir, kemarau panjang melanda Kabupaten Ponorogo, termasuk di Desa Sumberejo.

Baca juga:  Penampakan Hewan Diduga Macan Gegerkan Warga Sumberejo, Ponorogo

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Kemungkinan, bila itu macan, sudah tidak ada air di habitatnya. Sehingga mencari sumber air ke persawahan dan sungai dekat kampung," paparnya.

Sebelumnya, Tukul, warga setempat mengaku melihat hewan sebesar kambing dewasa mirip macan, sedang berjalan santai di kebun jagung miliknya, sekitar pukul 09.00, Senin (14/10/2019), saat dirinya sedang mengairi jagung.

"Besar hewannya, sebesar kambing dewasa. Warna bulunya kuning kecoklatan dengan bercak tutul warna hitam. Tapi kepalanya seperti berwarna putih kusam," terang Tukul.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

Penampakan hewan diduga macan tutul itu sebut Tukul baru pertama kali di desanya. Apalagi jarak hutan lindung dengan lahan pertanian di desanya itu, cukup jauh yaitu sekitar 10 kilometer.

Warga lain yang melihat yaitu Yatno (50). Dia mengaku sempat melihat hewan yang diduga macan tutul tersebut tengah berjalan di belakang rumahnya pada Selasa (15/10/2019) sore.

Yatno menyebut bila istrinya yang juga melihat macan tersebut sampai berteriak, sehingga macan itu lari ke arah barat. Munculnya hewan diduga macan itu membuatnya khawatir. Lantaran hewan ternak miliknya dan milik warga, bisa saja dimangsa swaktu-waktu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.