Kamis, 23 Jul 2026 05:03 WIB

Hewan Diduga Macan di Ponorogo Muncul Tiga Hari Berturut-turut

Warga Desa Sumberejo, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, menunjukkan lokasi mereka melihat penampakan hewan diduga macan
Warga Desa Sumberejo, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, menunjukkan lokasi mereka melihat penampakan hewan diduga macan

jatimnow.com - Penampakan hewan diduga macan yang menggegerkan warga Desa Sumberejo, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, dibenarkan kepala desa setempat, Mulyadi. Dari laporan, warga mengaku melihat hewan itu tiga hari berturut-turut.

"Ya, kalau warga saya, laporannya ada tiga yang melihat. Tapi kalau saya sendiri belum melihat," kata Kepala Desa Sumberejo, Mulyadi, Kamis (17/10/2019).

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Mulyadi mengaku akan mencari kebenaran informasi tersebut, sebelum nantinya melapor ke pihak terkait, di antaranya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Akan kami lakukan verifikasi dulu. Apa benar warga benar-benar melihat. Takutnya cuma bayangan saja," tutur Mulyadi.

"Saya harap warga lebih hati-hati. Kalau seandainya benar itu macan turun dari gunung," tambahnya.

Menurutnya, bila itu benar macan, maka diduga kuat hewan itu turun dari hutan di sekitar desa. Sebab dalam beberapa bulan terkahir, kemarau panjang melanda Kabupaten Ponorogo, termasuk di Desa Sumberejo.

Baca juga:  Penampakan Hewan Diduga Macan Gegerkan Warga Sumberejo, Ponorogo

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

"Kemungkinan, bila itu macan, sudah tidak ada air di habitatnya. Sehingga mencari sumber air ke persawahan dan sungai dekat kampung," paparnya.

Sebelumnya, Tukul, warga setempat mengaku melihat hewan sebesar kambing dewasa mirip macan, sedang berjalan santai di kebun jagung miliknya, sekitar pukul 09.00, Senin (14/10/2019), saat dirinya sedang mengairi jagung.

"Besar hewannya, sebesar kambing dewasa. Warna bulunya kuning kecoklatan dengan bercak tutul warna hitam. Tapi kepalanya seperti berwarna putih kusam," terang Tukul.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

Penampakan hewan diduga macan tutul itu sebut Tukul baru pertama kali di desanya. Apalagi jarak hutan lindung dengan lahan pertanian di desanya itu, cukup jauh yaitu sekitar 10 kilometer.

Warga lain yang melihat yaitu Yatno (50). Dia mengaku sempat melihat hewan yang diduga macan tutul tersebut tengah berjalan di belakang rumahnya pada Selasa (15/10/2019) sore.

Yatno menyebut bila istrinya yang juga melihat macan tersebut sampai berteriak, sehingga macan itu lari ke arah barat. Munculnya hewan diduga macan itu membuatnya khawatir. Lantaran hewan ternak miliknya dan milik warga, bisa saja dimangsa swaktu-waktu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.