Minggu, 14 Jun 2026 03:34 WIB

Ditanya Peluang Kembali Jadi Menteri, Mentan Amran: Tugas Kami Kerja

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 09 Okt 2019 20:27 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat meninjau pabrik gula PT RMI di Blitar
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat meninjau pabrik gula PT RMI di Blitar

jatimnow.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman tak begitu banyak menanggapi pertanyaan wartawan soal peluang dirinya kembali diangkat sebagai menteri pada kabinet baru Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin.

Ditanya awak media pada saat meninjau pabrik gula PT. Rejoso Manis Indo (RMI), di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Rabu (9/10/2019), Mentan Amran hanya mengatakan bila dirinya ingin fokus terhadap kinerja lembaganya.

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

"Kalau tugas kami yang penting kerja. Kalau ditanya lagi, tugas kami kerja, kerja, kerja," ungkap Mentan Amran.

Selama menjabat Menteri Pertanian, Amran mengaku Indonesia sudah berhasil menekan tradisi impor jagung dari Argentina dan Amerika. Bahkan ia juga pernah diundang oleh Presiden Argentina karena keberhasilan tersebut.

"Tahun 2014 awal Pemerintahan Bapak Jokowi, kita ekspor 3,6 juta ton senilai sepuluh triliun. Pada 2018, kita sudah ekspor 380 ribu ton dan impor 100 ribu ton jagung. Berarti surplus kan? Hebat nggak Indonesia? Menyetop impor 3,6 juta ton jagung dari Argentina dan Amerika," paparnya.

Baca Juga: Pemerintah Genjot Program Swasembada Gula Nasional dari Jatim

Mentan Amran menambahkan, keberhasilan Indonesia menyetop impor jagung menjadi pertanyaan pemerintah Argentina. Bahkan Wakil Presiden Argentina juga sempat berkunjung ke Kantor Kementan terkait keberhasilan Indonesia menghentikan impor jagung tersebut.

"Kami katakan, rahasianya apa? Rahasianya kami ubah regulasi seperti arahan Bapak Presiden. Tahu petani kita? Kuburanpun ditanami jagung," ungkap Mentan Amran.

Baca Juga: Kunjungi Pabrik Gula di Kediri, Mentan Ajak Petani Kembalikan Kejayaan Indonesia

Amran juga bercerita, selama menjabat sebagai Menteri Pertanian, ia sering mengalami insiden dilematis terkait jagung. Ketika harga jagung tinggi, ia sering didemo oleh para peternak. Di lain sisi, saat harga jagung rendah, giliran para petani yang mengeluh.

"Jadi Menteri Pertanian itu harus menelan pil sabar. Harga naik dimarah, harga tinggi dimarah. Harus sabar," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.