Senin, 27 Jul 2026 19:55 WIB

Gua Lowo Ponorogo Pernah Dihuni Manusia Purba, Diduga Puluhan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 08 Okt 2019 18:52 WIB
Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional melakukan penggalian di Gua Lowo, Sampung, Ponorogo
Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional melakukan penggalian di Gua Lowo, Sampung, Ponorogo

jatimnow.com - Setelah menemukan berbagai jenis peralatan dari batu dan tulang hewan di Gua Lowo, Sampung, Ponorogo, Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional menargetkan menemukan tulang manusia purba.

Ketua Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Djatmiko mengatakan, dalam penelitian sebelumnya yaitu tahun 2000, timnya sudah menemukan 9 rangka manusia purba di gua tersebut. Dan dalam penelitian selama 18 hari yaitu mulai 28 September hingga 15 Oktober 2019, mereka tim ini menargetkan menemukan rangka kembali.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

"Dugaan kami, di Gua Lowo ini masih ada sekitar 20-an rangka manusia pra sejarah. Sebab gua ini cukup luas dan teduh. Hal itu bisa jadi menjadi tempat tersembunyi rangka manusia purba," terang Djatmiko.

Baca juga:  Melihat dari Dekat Jejak Manusia Purba di Gua Lowo Ponorogo

Pria asal Yogyakarta ini menambahkan, tulang manusia purba yang ditemukan tahun 2000 silam itu, berada pada arah timur gua pada kedalaman 3 meter. Untuk itu dimungkinan pada kedalaman 4 meter, diharapkan bakal ditemukan kembali tulang manusia pra sejarah penghuni Gua Lowo.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

"Tapi karena di situ hampir empat meter dasarnya, saya nggak mau ambil risiko. Teman-teman saya bisa teruruk nanti. Ini masih cari supaya tulang-tulang yang kita temukan ini tidak rusak," terangnya.

Dia mengaku bahwa gua ini memang jadi lokasi hunian ras kecil manusia pra sejarah sekitar 3000 hingga 7000 tahun lalu. Pada masa itu, manusia butuh berburu dan meramu, yaitu dalam ilmu prasejarah, pada masa tingkat budaya Mesolitikum dan Neolitikum yang diperkuat dengan penemuan alat-alat dari tulang dengan sebutan Sampung Bone Industry.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

"Gua ini jadi pilihan hunian orang zaman dulu untuk bermukim di sini, karena dekat dengan sumber mata air. Sebab ada sumber air purba bisa untuk cuci dan minum," tambahnya.

Pada penelitian di Situs Gua Lowo kali ini, Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional menerjunkan 13 personel. Mereka menemukan berbagai peralatan dari tulang hewan yang diperkirakan ada sejak zaman pra sejarah dari Ras Austrimelanesoid yang menghuni gua.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.