Minggu, 14 Jun 2026 05:53 WIB

Burung Dilindungi Ditemukan Mati Tertembak di Hutan Mangrove Surabaya

  • Penulis : LKBN Antara
  • | Minggu, 06 Okt 2019 18:29 WIB
Aktivis Wildlife Photography Surabaya menunjukkan salah satu burung dilindungi yang ditemukan mati tertembak di Hutan Mangrove, Wonorejo, Surabaya
Aktivis Wildlife Photography Surabaya menunjukkan salah satu burung dilindungi yang ditemukan mati tertembak di Hutan Mangrove, Wonorejo, Surabaya

jatimnow.com - Aktivis pencinta satwa menemukan sejumlah bangkai burung yang dilindungi dalam keadaan tergantung di salah satu pohon di hutan mangrove Wonorejo, kawasan Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya).

"Suatu perilaku yang sangat tidak beradab karena burung-burung itu mati tergantung di pohon dan kakinya semua terikat," ujar Aktivis Wildlife Photography Surabaya, Agus Azhari, kepada wartawan di kawasan hutan mangrove Wonorejo, Rungkut, Surabaya, Minggu (6/10/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Burung-burung yang ditemukan mati terdiri dari dua spesies, yaitu Raja Udang Biru sebanyak empat ekor, yang merupakan spesies penetap dan Cekakak Suci, satu ekor yang merupakan burung migran asal Australia.

Agus mengaku menemukan bangkai burung-burung tersebut saat berniat memotret burung di hutan mangrove Wonorejo pada pekan lalu.

"Aktivitas saya setiap Minggu hunting foto burung, lalu melihat Raja Udang Biru terbang. Saat saya ikuti, ternyata ada di satu pohon bangkai-bangkai burung itu dalam keadaan tergantung. Saya langsung terenyuh dan sangat menyesalkan ada peristiwa itu," jelasnya.

Ia menduga kematian burung-burung itu karena tembakan senapan, karena ditemukan adanya bekas tembakan.

Salah satu burung dilindungi yang ditemukan mati tertembak di hutan Mangrove, Wonorejo, SurabayaSalah satu burung dilindungi yang ditemukan mati tertembak di hutan Mangrove, Wonorejo, Surabaya

Dugaan tersebut dibenarkan salah seorang dokter hewan, Happy Ferdiansyah, yang mengaku telah melihat luka-luka di bagian tubuh burung.

"Ada beberapa luka tembak yang ditemukan, jadi kemungkinan besar mati karena tertembak," ungkap Happy.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, spesies Raja Udang Biru atau small blue kingfisher (SBKF) merupakan salah satu spesies dilindungi dan masuk The IUCN Red List of Thereatened Species. Spesies burung Raja Udang Biru merupakan spesies penetap dan berasal dari Indonesia.

Sedangkan spesies Cekakak Suci adalah burung yang melakukan migrasi pada saat musim dingin di daerah asalnya, Australia.

Sementara itu, pemerhati satwa burung Iwan londo berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil sikap atas temuan sejumlah burung dilindungi yang mati dan tergantung di hutan mangrove Wonorejo tersebut.

"Kami harap ada perhatian dari Pemkot Surabaya agar satwa di sini aman dan pemburu-pemburu tidak ada di sini," tutur Iwan ditemui di kawasan hutan mangrove Wonorejo, Surabaya.

Iwan mengaku sejak 1998 mengamati dan meneliti satwa di kawasan mangrove Wonorejo dan baru kali ini menyaksikan burung mati dalam keadaan tergantung dan terdapat luka tembakan di tubuh burung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia menjelaskan, burung Raja Udang Biru menjadi salah satu indikator bagi sungai. Karena burung ini memakan udang atau ikan kecil, yaitu ketika sungai tercemar dan airnya tidak bagus, maka burung tidak akan ada dan sebaliknya.

Menurutnya, tindakan pelaku yang diduga pemburu tersebut merupakan teror terhadap lingkungan dan mengancam keberlangsungan satwa setempat.

"Ini sepertinya malah menantang dan kami sangat menyesalkannya. Di sana tidak hanya burung dilindungi, tapi ada satwa reptil, kemudian terdapat juga berang-berang, musang bahkan kucing hutan," paparnya.

Dalam waktu dekat, ia dan pemerhati serta komunitas pecinta satwa akan berkoordinasi untuk menentukan langkah berikutnya, seperti melapor ke pemkot agar di kawasan yang tidak jauh dari lokasi Ekowisata Mangrove Surabaya itu, mendapatkan perhatian khusus.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.