Jumat, 12 Jun 2026 02:00 WIB

Aturan Main Berobat di Pengobatan Alternatif Ningsih Tinampi

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 17 Sep 2019 16:13 WIB
Salah satu pasien melihat daftar antrean di pengobatan alternatif Ningsih Tinampi
Salah satu pasien melihat daftar antrean di pengobatan alternatif Ningsih Tinampi

jatimnow.com - Untuk mendapatkan pengobatan dari Ningsih Tinampi, tidaklah mudah. Selain antrean panjang, para calon pasien juga harus datang langsung dengan menyerahkan fotokopi KTP berikut nomor handphone.

Saat sampai di kampung Ningsih Tinampi di Gang Lambau Dusun Lebakrejo, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pasien harus mengantre, baik untuk memarkir kendaraan maupun mendaftar.

Baca Juga: Fenomena Semburan Air Lumpur Kembali Gegerkan Warga Sidomulyo Bojonegoro, Tercium Bau Belerang

Tidak ada cara online untuk mendaftar pengobatan alternatif Ningsih Tinampi ini. Ratusan hingga ribuan calon pasien wajib datang untuk mengisi buku antrean hingga menyerahkan fotokopi KTP serta nomor handphone.

"Sebenarnya kita tidak pakai KTP, karena pasien yang datang membludak sampai ribuan orang, makanya kita pakai fotokopi KTP, agar tertib," jelas Eko, Humas Pengobatan Alternatif Ningsih Tinampi kepada jatimnow.com, Selasa (17/9/2019).

Eko menambahkan, waktu pendaftaran dimulai pukul 06.00 Wib sampai pukul 11.00 Wib. Sedangkan untuk setiap hari Senin, loket pendaftran tutup atau libur.

Baca Juga: Fenomena Sayat Lengan Merebak di Ponorogo Dipicu Artis Korea Bunuh Diri, Miris!

Setelah semua data pasien terekapitulasi, baru diumumkan, pada tanggal berapa dan jam berapa mereka mendapat nomor antrean untuk berobat. Biasanya, kalau pasien membeludak, pengumuman kapan seorang pasien mendapat nomor antrean untuk berobat, diumumkan antara pukul 19.00 sampai 20.00 Wib.

"Kalau ramai, fungsi KTP ini untuk mengetahui apakah pasien ini datang dari luar Pulau Jawa atau dari Jawa sendiri. Kalau dari luar Pulau Jawa, kita lihat dulu kondisinya, apakah kita prioritaskan apa tidak. Sebab mereka kan datang dari jauh," ungkapnya.

Baca Juga: Perang Sarung Kian Marak, Taman Zakat Harap Saling Mengasihi

Sementara itu, Ningsih Tinampi saat ditemui wartawan, mengaku bila sehari bisa mengobati 150 sampai 200 orang pasien.

"Kadang saking banyaknya pasien. Hari Senin yang jadwalnya anak-anak (crew) saya libur, akhirnya tidak bisa libur. Kita menangani yang mau berobat," tukas Ningsih Tinampi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.