Rabu, 22 Jul 2026 07:18 WIB

Insiden Asrama Kalasan

Massa Tuntut Konjen Australia Pulangkan Veronica Koman

Massa mendemo Polda Jatim dan Konjen Australia desak datangkan Veronica Koman
Massa mendemo Polda Jatim dan Konjen Australia desak datangkan Veronica Koman

jatimnow.com - Massa Jaringan Satu Indonesia (JSI) dan Forum Komunikasi Pemuda Nusantara (Forkompemnus) menggelar aksi demo di depan Konsulat Jenderal (Konjen) Australia Surabaya di Jalan Ir Soekarno setelah sebelumnya juga mendemo Polda Jatim, Jumat (13/9/2019).

Mereka mendesak dan menyampaikan aspirasi kepada pemerintah Australia untuk segera memulangkan Veronica Koman (VK).

Baca Juga: Bidpropam Polda Jatim Tes Urine Puluhan Anggota Polres Kediri Kota

"Pulangkan VK sekarang juga. Kami datang kesini untuk mendukung penegak hukum. Kita ingin menyampaikan aspirasi kepada polisi untuk menegakkan hukum seadil-adilnya," kata koordinator aksi, Sahidin.

Perwakilan massa diterima oleh pihak kepolisian.

"Bapak Kapolda Jatim sangat pro Papua dan NKRI harga mati," kata salah satu polisi yang menemui massa aksi.

Sahidin juga meminta pihak Konjen Australia yang ada di Surabaya harus terlibat dan memperjuangkan kepulangan VK ke Indonesia. Menurut dia, VK sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

"Konjen Australia di Surabaya harus turun tangan menyampaikan kepada Pemerintah Australia agar memulangkan VK untuk mempertanggungjawabkan status hukumnya, karena sudah ditetapkan sebagai tersangka di Polda Jawa Timur," katanya.

Baca Juga: Kasus Catatan Sipil Endang Dibuka Lagi, Polda Jatim Gelar Perkara Khusus

Kalau kasus ujaran kebencian dan penyebaran berita hoaks tidak segera diusut tuntas, pihaknya khawatir kasus serupa ke depannya akan terjadi lagi.

Pihaknya menilai jika VK hanya mencari panggung di dunia internasional. VK dinilai memanfaatkan isu-isu HAM, khususnya di Papua ini sebagai isu yang dilemparkan kepada publik dan banyak mengandung ujaran kebencian.

"VK mengaku sebagai aktivis HAM, tapi pernyataan dan langkah-langkah yang dia lakukan bukan meredam permasalahan, justru makin memperkeruh suasana. Dia salah satu aktor penyulut kerusuhan di Papua. Dia mengadu domba masyarakat antar daerah dengan tingkah dia terutama di media sosial," jelasnya.

Massa juga mendesak Interpol untuk membantu menangkap VK yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan menyerahkannya kepada Polri.

Baca Juga: Ayah Hamili Anak Kandung, Wali Kota Surabaya: Saya Harap Dihukum Berat

"VK harus segera kembali ke Indonesia dan mengikuti proses hukum di Indonesia," pungkasnya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.