Selasa, 28 Jul 2026 16:33 WIB

Audisi Bulutangkis Sempat Jadi Polemik, PB Djarum dan KPAI 'Berdamai'

Audisi bulutangkis PB Djarum
Audisi bulutangkis PB Djarum

jatimnow.com - Polemik audisi bulutangkis antara PB Djarum dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang sempat menjadi perhatian seluruh masyarakat Indonesia, akhirnya diselesaikan dengan damai.

PB Djarum diwakili Lius Pongoh dan KPAI dihadiri ketua Susanto menggelar rapat bersama Sekjen Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Achmad Budiharto serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kamis (12/9/2019).

Baca Juga: Pemkot Malang Usulkan Renovasi Stadion Gajayana pada 2 Kementerian

"Sudah ada kesepakatan semua pihak," ujar Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam Sholeh.

Hasil rapat itu menghasilkan empat kesepakatan. Pertama, para pihak yang beberapa waktu lalu berpolemik tentang Audisi Bulutangkis Djarum, yaitu KPAI dan Djarum Foundation, telah mengadakan pertemuan untuk mencari solusi, agar audisi bulutangkis tetap berkesinambungan dengan sejumlah catatan penting dan harus sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: KPAI di Lamongan Desak Pemenuhan Rehabilitas Psikologis Korban Kekerasan Seksual

Kedua, alasan utama adanya kesinambungan audisi bulutangkis itu adalah, dengan mempertimbangkan ketersediaan atlet bulutangkis usia muda secara selektif dan berjenjang dalam berkontribusi bagi proses pembibitan atlet bulutangkis nasional. Karena cabang olahraga bulutangkis masih menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang utama perolehan medali di sejumlah event olahraga internasional.

Ketiga, atas dasar dua poin tersebut, maka dihasilkan kesepakatan bahwa Djarum Foundation atau PB Djarum sepakat untuk mengubah nama yang semula Audisi Umum Beasiswa PB Djarum 2019 menjadi Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis tanpa menggunakan logo, merk dan brand image Djarum. Sedangkan KPAI, sepakat untuk mencabut surat KPAI tanggal 29 Juli 2019 tentang permintaan pemberhentian Audis Djarum.

Baca Juga: Kasus Campak Kian Merebak, Orang Tua Wajib Waspada

Keempat, Kemenpora, KPAI dan PBSI sepakat memberikan kesempatan kepada PB Djarum untuk konsolidasi secara internal untuk melanjutkan audisi di tahun 2020 dan seterusnya dengan mengacu pada kesepakatan yang telah diambil pada pertemuan hari ini.

"Surat kesimpulan kesepakatan itu ditandatangani oleh Ketua KPAI, Sekjen PBSI, Pengurus PB Djarum dan diketahui oleh Pak Menpora," jelas Niam.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.