Sabtu, 06 Jun 2026 09:20 WIB

YouTuber Kebumen Jadi Tersangka Kasus Insiden Asrama Kalasan Surabaya

YouTuber asal Kebumen Jawa Tengah ditetapkan tersangka oleh Penyidik Polda Jatim
YouTuber asal Kebumen Jawa Tengah ditetapkan tersangka oleh Penyidik Polda Jatim

jatimnow.com - Polda Jatim kembali menetapkan tersangka terkait insiden di Asrama Mahasiswa Papua Jalan Kalasan atau Asrama Kalasan Surabaya. Tersangka baru itu merupakan seseorang YouTuber.

YouTuber itu bernama Andria Adiansah (25), warga asal Kebumen, Jawa Tengah. Ia ditangkap di rumahnya oleh Tim Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara mengatakan, tersangka mengupload video di akun YouTube miliknya. Video yang diupload tersangka itu mengandung unsur berita bohong atau hoaks terkait kerusuhan di Asrama Kalasan Surabaya.

"Kita menetapkan satu tersangka yang melakukan pelanggaran Undang-undang ITE. Tersangka menggunakan akun YouTube untuk mengupload video," ungkap Arman, Kamis (5/9/2019).

Tersangka ditangkap setelah Polda Jatim memeriksa empat saksi, saksi ahli dan hasil gelar perkara.

"Buktinya baik dari YouTube, kita menemukan CD, ada video, kita tetapkan sebagai tersangka dan kita tahan," jelas Arman.

Menurut Arman, tersangka dijerat Pasal 28 ayat 2 dan pasal 45 ayat 2 Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 6 tahun.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Tersangka Andria Adiansah (25) yang ditangkap Ditreskrimsus Polda Jatim akibat unggahan video hoaks di youtube channel pribadinya tentang kerusuhan Papua.

Dari hasil pemeriksaan terungkap, akun YouTube tersangka bernama SPLN Channel. Sedangkan video yang diunggah melalui akun tersebut video kejadian lama. Video itu diberi judul 'Tolak bendera merah putih, Asrama Kalasan digeruduk warga'. Padahal, video itu milik orang lain dengan kejadian beberapa tahun silam.

"Tersangka mengambil video orang lain, kemudian diunggah kembali di akun YouTube pribadinya dengan narasi diganti kejadian saat pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya beberapa waktu lalu," beber Arman.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Dari identifikasi dan digital forensik, video di dalam YouTube tersangka merupakan kejadian pada 17 Juli 2016. Setelah mendapat video itu, tersangka mengunggahnya pada 16 Agustus 2019 dengan narasi seolah-olah video itu merupakan kejadian tahun ini.

Arman bersama timnya akan terus melakukan penyelidikan dengan menggalakkan patroli siber untuk menelusuri konten-konten yang ada di YouTube atau media sosial untuk mencegah terjadinya perpecahan kembali terjadi.

"Kami akan menyelidiki orang-orang yang berselancar di media maya apakah melanggar UU ITE ataupun lainnya. Kita melakukan kegiatan patroli siber untuk konten-konten yang melanggar," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.