Selasa, 28 Jul 2026 05:39 WIB

Gara-gara Kecelakaan, Pasangan dari Ponorogo Menikah di Rumah Sakit

Pasangan Widayanto dan Eka menikah di RSUD dr Harjono Ponorogo
Pasangan Widayanto dan Eka menikah di RSUD dr Harjono Ponorogo

jatimnow.com - Ruang Tulip Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo nampak berbeda dari biasanya, Rabu (28/8/2019).

Pasangan Widayanto (28) dan Eka Widya Ristanti (25) melangsungkan pernikahannya karena mempelai perempuan mengalami kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

"Rencana pernikahan sudah jauh-jauh hari. Lalu, kekasih saya kecelakaan pada Minggu 25 Agustus yang menyebabkan patah tulang paha kanan dan kini dirawat di RSUD dr Harjono," kata Widayanto.

Pria asal Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo itu menjelaskan jika mereka telah melakukan lamaran pada bulan Maret lalu. Dari hasil lamaran itu, muncul hitung-hitungan hari baik dalam penanggalan jawa atau yang disebut Weton yakni hari ini.

Kesepakatan itu yang membuat mereka menikah hari ini. Selain itu pertimbangan lain adalah dirinya hanya bisa mengambil cuti dari pekerjaaan pada tahun ini.

"Pertimbangan itu membuat saya dan istri sepakat tetap menikah hari ini. Agar kami bisa menyatu," tegasnya.

Widayanto kemudian berkonsultasi dengan rumah sakit juga dokter yang menangani istrinya. Semula, Eka akan dibawa pulang tetapi dokter tidak memperbolehkannya.

Pihak keluarga kemudian mengambil jalan tengah untuk menyelengarakan menikah di RSUD dr Harjono. Pernikahan sendiri digelar di lobi rumah sakit.

"Ya akhirnya pernikahan impian kami terwujud di rumah sakit. Walaupun harus dengan sangat sederhana sekali. Tapi kami bahagia, " katanya.

Si pengantin wanita, Eka mengaku pernikahan dengan suaminya adalah impiannya sebab mereka sudah lima tahun bertunangan dan terpisah jarak.

"Saya dulunya kerja sebagai TKW di Hongkong. Sedangkan Mas Widayanto dulu kerja di Jepang. Kami balik ke Ponorogo untuk menikah," kata anak pertama dari dua saudara ini.

Baca Juga: Tak Punya Kendaraan, Lansia di Jember Tahan Sakit Kronis Setahun Tanpa Berobat

Dia mengaku tidak pernah bermimpi menikah si rumah sakit. Eka mengaku ada rasa penyesalan sebab sebelum kecelakaan menimpa, dirinya telah dinasehati oleh ibunya tidak boleh keluar rumah.

"Tapi saya tetap berangkat. Ya karena mau menghadiri nikahan teman. Setelah kecelakaan ya akhirnya menyesal. Tapi ya sudah terjadi mau bagaimana lagi," ujar warga Kelurahan Berduri ini.

Menurutnya, pernikahan di rumah sakit ini menjadi pengalaman karena menyiapkan segala sesuatunya di rumah sakit. Selain itu Eka harus melepas infus.

Karena undangan pernikahan telah menyebar, maka pihak keluarga tetap melakukan resepsi. Setelah menikah, Eka mengaku akan mengikuti suaminya yang kini bekerja di salah satu pabrik di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Eka sendiri mengaku berhenti bekerja sebagai TKW di Hongkong.

Humas RSUD dr Harjono, Suprapto mengatakan jika pernikahan di rumah sakit ini baru sekali. Rumah sakit berkenan menyelenggarakan pernikahan karena ada permintaan dari keluarga mempelai.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

"Ya karena diminta. Kamu berusaha memfasilitasi saja untuk pernikahannya. Cuma ya itu sangat sederhana sekali," kata Suprapto.

Selain permintaan keluarga mempelai, pernikahan boleh digelar di rumah sakit karena menurutnya pertimbangan masalah kesehatan dari pasien itu sendiri.

"Kami memberikan yang terbaik. Jadi jalan tengah-tengahnya memang harus menikah di rumah sakit," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.