Minggu, 07 Jun 2026 09:42 WIB

Penanganan Kasus Mahasiswa Papua di Surabaya Disorot

Rafael Obeng, Ketua DPD GAMKI Jatim
Rafael Obeng, Ketua DPD GAMKI Jatim

jatimnow.com - DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Jawa Timur mengecam aparat atas tindakan terhadap pengepungan massa di asrama mahasiswa Papua.

Rafael Obeng, Ketua DPD GAMKI Jatim mengatakan polisi selaku pemegang amanat dalam pengamanan negara harus mampu meredam massa yang sudah membabi buta dalam melakukan intimidasi kepada para mahasiswa di dalam asrama.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Bukan malah memperkeruh suasana dengan mengirim pasukan bersenjata seolah hendak menangkap teroris berbahaya," tulisnya dalam rilis yang diterima redaksi, Senin (19/8/2019).

Ia melanjutkan jika tidak ada perusakan bendera yang dilakukan oleh para penghuni asrama Papua. Namun yang terjadi saat itu adalah adanya beberapa ormas yang datang ke asrama dengan langsung memberikan cacian kepada para penghuni asrama.

Para penghuni meminta massa untuk berbicara baik-baik agar tidak ada salah paham yang terjadi, tapi permintaan tersebut di tolak oleh massa, bahkan hingga larut malam para penghuni masih dalam makian dan cacian.

"Begitu kejadian terjadi di asrama Papua Kalasan, kita langsung kirim orang untuk mengetahui kondisi yang real di lapangan," ujarnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Hal yang kemudian menjadi perhatian penting adalah aparat tidak layak melontarkan ucapan monyet kepada para penghuni, karena sebagai negara yang berideologikan Pancasila harusnya aparat mengedepankan etika berkomunikasi agar tidak semakin memicu emosi massa yang hadir saat itu," tambahnya. 

Ia melanjutkan, seharusnya polisi bertindak adil dalam memperlakukan warga dan mengajak mahasiswa Papua berdialog terkait apa sebenarnya yang terjadi di tempat itu.

"Kami mengecam tindakan aparat yang menembakkan gas air mata ke asrama Papua. Kami harap Kapolda Jawa Timur melakukan evaluasi kinerja kepada Kapolrestabes dan Wakapolrestabes Surabaya dalam menangani persoalan yang terjadi di Asrama Papua ini," ucapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Rafael menilai ada dalang intelektual dibalik kejadian ini. Pihaknya berharap Polda Jawa Timur agar mengusut tuntas dalang intelektual yang mengkambing hitamkan mahasiswa Papua dalam kejadian ini.

"Jika Kapolda Jawa Timur tidak mampu melakukan mengusut dalang kekacauan ini, maka kami akan sampaikan kepada DPP GAMKI di Jakarta supaya menyerukan kepada Kapolri untuk mengevaluasi kinerja Kapolda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.