Minggu, 14 Jun 2026 06:24 WIB

MUI Kaji Buku DN Aidit yang Ditemukan di Kraksaan Probolinggo

Dua mahasiswa diinterogasi setelah kedapatan membeber buku DN Aidit di Alun-alun Kraksaan, Probolinggo
Dua mahasiswa diinterogasi setelah kedapatan membeber buku DN Aidit di Alun-alun Kraksaan, Probolinggo

jatimnow.com - Empat buku Dipa Nusantara (DN) Aidit, tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang diamankan polisi dan TNI dari dua mahasiswa di Alun-alun Kraksaan, Probolinggo, kini berada di tangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Probolinggo.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris MUI Provinsi Jawa Timur Muhammad Yunus saat dikonfirmasi, Jumat (2/8/2019). Yunus mengatakan, buku itu diambil alih lantaran MUI ingin mengkaji lebih dalam isi dari keempat buku koleksi Komunitas Vespa Literasi.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Buku-buku itu ada di tangan kami sementara. Kami, MUI mengkaji isi dari buku-buku yang ramai jadi bahasan publik tersebut," kata Yunus.

Selain mengkaji buku tersebut, buku-buku yang diambil alih oleh MUI lantaran pihaknya mendapat desakan dari sejumlah kelompok yang kontra dengan isi dari buku DN Aidit itu.

Baca juga:  

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

MUI, lanjut Yunus, menolak jika dikatakan telah merampas buku-buku itu. Karena menurutnya, sikap MUI Probolinggo dalam kasus tersebut bertindak sebagai penengah.

"Kami bukan merampas lho, tapi ini juga karena desakan kelompok-kelompok yang tidak mau buku itu beredar lagi," jelasnya.

Yunus pun menyayangkan sikap para tokoh, para pegiat literasi dan para netizen di media sosial yang secara masif menentang penyitaan buku-buku itu oleh pihak polisi.

Baca Juga: Puluhan Pejabat Pemkot Probolinggo Dimutasi, Ini Harapan Wali Kota

Menurutnya, buku-buku ini tidak seharusnya mendapatkan sorotan berlebihan karena isinya yang mengandung ideologi komunis. Hal itu, masih kata Yunus, sudah tertera dan jelas dilarang sesuai Ketetapan MPRS Nomor XXV Tahun 1966.

"Kami menyayangkan sikap Dik Najwa Shihab dan Dik Glenn Fredly yang seakan-akan menyalahkan, padahal buku ini ada berisi paham komunisnya dan itu sangat bahaya, anak-anak muda harus tahu itu," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.