Minggu, 07 Jun 2026 04:06 WIB

Pilwali Surabaya, Pimpinan Muhammadiyah: Kader Partai Juga Potensial

Sekkota Surabaya Hendro Gunawan mendampingi Wali Kota Risma/Foto:Uglu/jatimnow.com
Sekkota Surabaya Hendro Gunawan mendampingi Wali Kota Risma/Foto:Uglu/jatimnow.com

jatimnow.com - Bursa bakal calon wali kota (bacawali) Surabaya ramai menjadi perbincangan warga Kota Pahlawan.

Hendro Gunawan dan Eri Cahyadi, keduanya adalah birokrat yang disebut-sebut dipersiapkan meneruskan Tri Rismaharini memimpin Surabaya. Tapi kader parpol juga tidak bisa diremehkan. Benarkah?

Baca Juga: Pasien Sempat Dievakuasi Akibat Kebakaran Kantin, RSMAD Kediri Pastikan Aman

Hendro Gunawan merupakan Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya. Ia dianggap mengetahui persoalan birokrasi hingga seluk beluk pembangunan Kota Surabaya. Alumnus ITS ini juga pernah memimpin Bappeko.

Eri Cahyadi merupakan birokrat muda yang memilki karir moncer yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya, Alumni ITS ini dianggap sebagai eksekutor pembangunan di Surabaya sejak memimpin cipta karya.

"Eri itu masih muda, wajahnya milenial pula," kata Ach Zainul Arifin, Ketua Lembaga Hikmah Kebijakan Publik Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (27/7/2019).

Sedangkan dari kalangan partai politik ada beberapa nama yang juga santer terdengar yaitu Armuji dan Puti Guntur Soekarno yang keduanya berasal dari PDIP.

Baca Juga: Muhammadiyah Kota Kediri Gelar Salat Id di Stadion Brawijaya Besok, Ini Imam dan Khotibnya

Keduanya dinilai Zainul Arifin, mempunyai modal elektoral berupa perolehan suara yang tinggi di Pileg 2019 atau mencapai 100 ribu lebih suara untuk maju di Pilwali Surabaya 2020.

"Caleg yang terpilih dengan suara terbanyak merupakan potensi bagi partai-partai untuk menjadi modal awal pemenangan kontestasi pilkada karena mereka berpengalaman dalam penguasaan elektoral wilayah, tegas Zainul Arifin.

Nama lain yang muncul dalam bursa calon wali kota Surabaya adalah incumbent Wawali Surabaya yang juga mantan Ketua DPC PDIP Surabaya, Whisnu Sakti Buana.

Baca Juga: Kapan Lebaran 2026? PWM Jatim Instruksikan Cabang Siapkan Idul Fitri

Ia juga menyebut nama politisi PAN, Mahsun Jayadi yang juga Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya.

"Jika figurnya belum banyak beredar dan belum terlalu dikenal oleh masyarakat, tentu jalannya akan lebih terjal lagi. Belum lagi meyakinkan kepada partai pengusungnya," ujarnya.

"Surabaya ini butuh Wali Kota yang diluar pakem atau out of the box, butuh calon dengan kemampuan minimal sama dengan Bu Risma. Syukur-syukur di atas Bu Risma serta bisa menambal sisi kelemahannya saat memimpin Kota Surabaya selama 2 periode. Semoga Surabaya semakin baik dengan wali kota baru di tahun 2020," tambahnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.