Rabu, 10 Jun 2026 02:10 WIB

Beredar Video Mesum Sepasang Bocah SD di Magetan

Video mesum sepasang bocah SD yang beredar
Video mesum sepasang bocah SD yang beredar

jatimnow.com - Masyarakat Magetan dihebohkan dengan video mesum yang diduga diperankan dua anak sekolah dasar (SD) yang masih berseragam sekolah. Video itu tersebar luas di media sosial (medsos) maupun sejumlah Grup WhatsApp.

Dari video berdurasi 22 detik yang dilihat jatimnow.com, pemerannya yaitu sepasang bocah diduga anak SD. Bocah perempuan tampak menggunakan jilbab merah sedang asyik bermain handphone. Tak berapa lama, bocah laki-laki kemudian mencium si cewek sambil merekam aksinya itu dengan handphone.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Dari penelusuran jatimnow.com, pemeran dalam video itu merupakan pelajar salah satu sekolah dasar negeri di Magetan, salah satu sekolah dasar negeri di Magetan. Sebab dalam video tampak tertera bed sekolah dasar itu yang terpasang di pakaian yang dikenakan sang pemeran.

Kepala sekolah dari SD tempat kedua bocah pemeran video itu membenarkan bahwa bocah laki-laki yang ada di dalam video tersebut adalah anak didiknya. Sang kepala sekolah mengaku sudah memanggil orangtua bocah laki-laki tersebut.

"Sudah saya panggil, kita klarifikasi. Saya menyayangkan video tersebut, kok sampai beredar," jelas kepala sekolah tersebut, Jumat (19/7/2019).

Dari informasi yang didapat pihak sekolah, video tersebut diduga direkam di rumah anak laki-laki itu. Di mana rumah sang anak laki-laki dalam keadaan sepi karena ayahnya bekerja sebagai TKI, sedangkan ibunya sedang berada di sawah.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

"Dilakukan di rumah. Kalau di sekolah tidak mungkin. Karena dilarang keras membawa handphone di sekolah," jelas kepala sekolah.

Terpisah, Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifai menambahkan, persoalan itu sebenarnya sudah diselesaikan pihak sekolah.

"Masing-masing orang tua dan perangkat desa pada sekitar 25 Juni 2019 bertemu dan menyelesaikan masalah itu secara kekeluarga, sebelum video itu viral," bebernya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

"Kami pertimbangkan dampak psikilogi mereka dan masa depan mereka. Karena ini merupakan tanggungjawab bersama, baik orang tua guru dan aparat dalam membina anak-anak yang masih labil tingkat emosinya," jelasnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Pendidikan Magetan Suwoto menyebut bahwa tindakan seperti itu tidak sepantasnya dilakukan oleh siswa.

"Yang jelas nanti kami beri pembinaan," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.