Selasa, 28 Jul 2026 14:07 WIB

Dua Jemaah Calon Haji asal Ponorogo Gagal Berangkat

Dua dari 507 jemaah calon haji asal Ponorogo gagal berangkat
Dua dari 507 jemaah calon haji asal Ponorogo gagal berangkat

jatimnow.com - 507 jemaah calon haji (JCH) dari Ponorogo akan berangkat ke tanah suci dalam kloter 2 dan 3 pada Jumat (5/7/2019) dan Sabtu (6/7/2019) dinihari. Dari jumlah jemaah itu, dua di antaranya gagal berangkat karena sakit.

"Sebenarnya ada 507 JCH yang berhak berangkat haji. Tapi dua gagal berangkat karena faktor kesehatan," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo, Mohamad Thohari, Kamis (4/7/2019).

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Thohari menjelaskan, satu JCH gagal berangkat karena diketahui mempunyai sakit yang tidak diperbolehkan untuk berangkat. Sedangkan satu lainnya, sepekan lalu mengalami kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan patah tulang.

"Kalau satunya masih harus menjalani pengobatan. Sedangkan untuk satunya karena kecelakaan. Tapi keduanya dipastikan berangkat tahun depan karena sudah melunasi pembayaran haji," tegasnya.

Thohari menambahkan, 505 JCH yang berangkat ke tanah suci masuk dalam kloter 2 dan kloter 3. Ia merinci pada kloter 2 ada 60 berangkat atau 2 bus, sedangkan kloter 3, sisanya atau 445 JCH.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Ia menyebut, kedua kloter tersebut berangkat di hari berbeda. Untuk kloter 2 akan berangkat Jumat (5/7/2019) dinihari, kemudian kloter 3 pada Sabtu (6/7/2019) dinihari.

Saat ini, lanjutnya, koper para JCH sudah mulai masuk ke Kantor Kementerian Agama (Kemenang). Semua koper baik milik JCH yang masuk dalam kloter 2 maupun kolter 3. Untuk berat maskimal, setiap koper hanya diperbolehkan 32 kg.

"Tidak diperbolehkan adalah benda cair, gas, tidak boleh masuk koper besar. Untuk makanan dan rokok diperbolehkan, tapi dalam batas tertentu. Rokok maksimal satu slop," tegasnya.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

Sementara, untuk pengaman koper yang tahun lalu masih ada toleransi yaitu koper bisa diberi jaring untuk kemanaan. Namun tahun ini, pemerintah Arab Saudi tidak mengizinkan koper JCH dipasangi jaring. Untuk sabuk pengaman koper, masih diperbolehkan.

"Ketentuannya, setiap JCH hanya boleh membawa satu koper, satu tas tenteng dan satu tas paspor," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.