Sabtu, 13 Jun 2026 00:58 WIB

Dua Jemaah Calon Haji asal Ponorogo Gagal Berangkat

Dua dari 507 jemaah calon haji asal Ponorogo gagal berangkat
Dua dari 507 jemaah calon haji asal Ponorogo gagal berangkat

jatimnow.com - 507 jemaah calon haji (JCH) dari Ponorogo akan berangkat ke tanah suci dalam kloter 2 dan 3 pada Jumat (5/7/2019) dan Sabtu (6/7/2019) dinihari. Dari jumlah jemaah itu, dua di antaranya gagal berangkat karena sakit.

"Sebenarnya ada 507 JCH yang berhak berangkat haji. Tapi dua gagal berangkat karena faktor kesehatan," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo, Mohamad Thohari, Kamis (4/7/2019).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Thohari menjelaskan, satu JCH gagal berangkat karena diketahui mempunyai sakit yang tidak diperbolehkan untuk berangkat. Sedangkan satu lainnya, sepekan lalu mengalami kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan patah tulang.

"Kalau satunya masih harus menjalani pengobatan. Sedangkan untuk satunya karena kecelakaan. Tapi keduanya dipastikan berangkat tahun depan karena sudah melunasi pembayaran haji," tegasnya.

Thohari menambahkan, 505 JCH yang berangkat ke tanah suci masuk dalam kloter 2 dan kloter 3. Ia merinci pada kloter 2 ada 60 berangkat atau 2 bus, sedangkan kloter 3, sisanya atau 445 JCH.

Baca Juga: Nabung Rp10 Ribu Sehari, Penjual Cilok Asal Pasuruan Akhirnya Berangkat Haji

Ia menyebut, kedua kloter tersebut berangkat di hari berbeda. Untuk kloter 2 akan berangkat Jumat (5/7/2019) dinihari, kemudian kloter 3 pada Sabtu (6/7/2019) dinihari.

Saat ini, lanjutnya, koper para JCH sudah mulai masuk ke Kantor Kementerian Agama (Kemenang). Semua koper baik milik JCH yang masuk dalam kloter 2 maupun kolter 3. Untuk berat maskimal, setiap koper hanya diperbolehkan 32 kg.

"Tidak diperbolehkan adalah benda cair, gas, tidak boleh masuk koper besar. Untuk makanan dan rokok diperbolehkan, tapi dalam batas tertentu. Rokok maksimal satu slop," tegasnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Sementara, untuk pengaman koper yang tahun lalu masih ada toleransi yaitu koper bisa diberi jaring untuk kemanaan. Namun tahun ini, pemerintah Arab Saudi tidak mengizinkan koper JCH dipasangi jaring. Untuk sabuk pengaman koper, masih diperbolehkan.

"Ketentuannya, setiap JCH hanya boleh membawa satu koper, satu tas tenteng dan satu tas paspor," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.