Minggu, 26 Jul 2026 18:25 WIB

Ribuan Warga Magetan Deklarasi Tolak Kerusuhan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 16 Jun 2019 15:02 WIB
Deklarasi tolak kerusuhan
Deklarasi tolak kerusuhan

jatimnow.com - Deklarasi tolak kerusuhan diikuti ribuan warga Magetan diisi dengan kegiatan jalan sehat dan dilanjutkan kegiatan senam bersama di alun-alun Magetan, Minggu (16/6/2019).

Bupati Magetan, Suprawoto, Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Rifai, dan berbagai pejabat menghadiri kegiatan ini. Bersama masyarakat, para pejabat beserta Polri dan TNI Khususnya menandatangani deklarasi tolak kerusuhan.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Lantik Bupati Magetan, 3 Program Prioritas Menanti

"Kerusuhan hanya menimbulkan persoalan baru yang dapat mengganggu kita semua. Karena itu, sebagai warga kita harus selalu menjaga persatuan dan damainya Indonesia," kata salah satu warga, Krisna Tahta.

Bupati Magetan, Suprawoto berpendapat bahwa masyarakat harus saling menjaga amarah dengan mengedepankan rasa kasih dan saling menghormati.

"Terkait perselisihan atau sengketa pemilu, mari kita pasrahkan semua kepada Mahkamah Konstitusi (MK). Dan mari bersabar dengan mengedepankan perdamaian menyikapi proses ini," katanya.

Menurutnya, jangan sampai hanya karena ketidakpuasan hasil Pemilu 2019, masyarakat menjadi terpecah belah dan mudah terprovokasi untuk melakukan kerusuhan.

"Berbuat rusuh tidak malah menyelesaikan masalah. Mari bersatu untuk Indonesia damai," pesannya.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Pihaknya juga berpesan jangan sampai ada aksi-aksi kerusuhan menyikapi sidang perselisihan Pemilu 2019 di MK, khususnya di wilayah Magetan karena warga di kaki Gunung Lawu itu cinta damai.

"Kami berkumpul di sini, bersama-sama untuk mendeklarasikan tolak kerusuhan. Agar Magetan aman, Indonesia Damai dalam menghadapi sidang Perselisihan Hasil Pemilu 2019 di MK," ungkapnya.

Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Rifai mengatakan jika situasi di kawasan ini masih berjalan aman dan kondusif.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

"Magetan selama ini guyub, rukun dan damai. Mari kita terus jaga perdamaian dari Magetan untuk Indonesia. Kami juga berterima kasih kepada Forpimda serta masyarakat Magetan, yang bersama-sama saling menjaga perdamaian dan kondusifitas kamtibmas di wilayah ini," ujarnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.