Sabtu, 13 Jun 2026 14:27 WIB

Sempat Kabur dan Melawan, Pencuri Mobil di Surabaya Ditangkap

Sejumlah anggota Sat PJR Polda Jatim mengamankan pelaku pencurian mobil yang sempat kabur saat ditangkap
Sejumlah anggota Sat PJR Polda Jatim mengamankan pelaku pencurian mobil yang sempat kabur saat ditangkap

jatimnow.com - Seorang pria pencuri mobil ditangkap di Exit Tol Sepanjang, Sidoarjo, Minggu (9/6/2019). Pria ini ditangkap setelah terbukti mencuri mobil KIA Picanto bernopol L 1903 CL milik Nikita.

Penangkapan itu dilakukan Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Polda Jatim. Sedangkan pelaku pencurian itu teridentifikasi bernama Yogi Firmansyah (29), warga Griya Kebraon Tengah, Blok 3 No. 28, Karangpilang, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kasat PJR Polda Jatim, AKBP Bambang S Wibowo melalui Kanit Jatim 3 AKP Lamuji menjelaskan, pencurian mobil tersebut terjadi berawal karena pelaku mengenal korban melalui media sosial (medsos). Pelaku dan korban akhirnya bertemu di salah satu mal di Surabaya setelah satu bulan berkenalan.

"Keduanya saling berkenalan melalui media sosial dan berbagi nomor Whatsapp (WA), kemudian saling chatting kurang lebih sebulan. Nah pada tanggal 8 Juni 2019, keduanya janjian bertemu di Transmart Rungkut, Surabaya," jelas Lamuji.

Lamuji menambahkan, saat bertemu, pelaku kemudian mengajak korban untuk makan di Delta Plaza Surabaya. Saat itu, mobil korban dikemudikan pelaku. Namun saat korban memesan makanan, pelaku meninggalkan korban dengan alasan ibadah.

Pelaku diamankan setelah sempat kabur saat ditangkapPelaku diamankan setelah sempat kabur saat ditangkap

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

"Saat Nikita (korban pesan makanan), pelaku pamit untuk Salat Isya. Tapi pelaku langsung kabur membawa mobil korban itu," lanjutnya.

Setelah pelaku lama tak kembali, korban mulai curiga dan mencoba mencari pelaku ke parkiran mobil. Setelah mendapati mobilnya tidak ada, korban mencoba menghubungi pelaku tapi tidak berhasil, sehingga korban melapor ke polisi.

Mendapat laporan korban, sejumlah polisi disiagakan di sejumlah jalur yang dimungkinkan bakal dilalui sang pelaku. Hingga informasi itu sampai ke telinga anggota PJR Polda Jatim yang langsung melakukan penyekatan dan pengejaran.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Mobil korban yang dibawa kabur pelaku mengalami ban bocor dan ditambal di Pom Bensin Sidoarjo. Sekitar pukul 08.00 Wib, pelaku mengarahkan mobil itu ke Krian, Sidoarjo. Anggota yang sedang berpatroli langsung menghentikan laju mobil tersebut dan menangkap pelaku," bebernya.

Meski terkepung, pelaku mencoba melarikan diri dengan turun dari mobil dan lari ke area makam. Namun sejumlah polisi akhirnya berhasil menangkapnya.

"Pelaku berhasil kami tangkap setelah sempat terjadi kejar-kejaran karena pelaku mencoba kabur ke makam. Selanjutnya pelaku dan barang bukti kami serahkan ke Polsek Taman untuk pengembangan lebih lanjut," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.