Minggu, 07 Jun 2026 18:12 WIB

Ledakan di Blitar, Dua Bocah Terluka dan Musala Hancur

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 04 Jun 2019 23:18 WIB
Bangunan rusak akibat ledakan kantong plastik
Bangunan rusak akibat ledakan kantong plastik

jatimnow.com - Dua Bocah di Blitar menderita luka bakar terkena ledakan yang disebut berasal dari kantong plastik berisi uap karbit dan oksigen, Selasa (4/6/2019). Bangunan musala hancur

Arbian Safa Maulana (9) dan Moch. Rifai (12) kini menjalani pemeriksaan intensif di RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

Selain menyebabkan jatuhnya korban, ledakan balon oksigen tersebut juga menghancurkan bangunan Mushola dan pondok yang berada berdekatan. Lokasi ledakan berada di Dusun Jombor, Mandesan, Selopuro.

"Jadi ada orang yang mengisi kantong plastik dengan oksigen bercampur (uap) karbit. Ada empat kantong, kemudian dibawa oleh dua anak tersebut kemudian meledak," kata Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Sodik Effendi, Selasa (04/06/2019).

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

Informasi yang diterima, korban Arbian Safa Maulana (9) mengalami luka ringan sementara Moch. Rifai (12) menderita luka bakar 85 persen. Moch. Rifai kini sedang dirawat intensif di RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi.

Pantauan di lokasi, bangunan Pondok TPA Tarbiyatul Mudtadi'in dan Mushola Tarbiyatul Mudtadi'in hancur. Petugas juga memasang garis polisi di areal ledakan.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Belum diketahui pasti penyebab kantong plastik berisi campuran oksigen dan uap karbit tersebut meledak. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa dua kantong plastik untuk diidentifikasi. Kasus ini dalam penyelidikan Polisi.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.