Selasa, 28 Jul 2026 05:39 WIB

Viral! TKI Ponorogo Dikabarkan Bunuh Diri di Taiwan

KTP TKI yang diupload oleh akun Cyntia
KTP TKI yang diupload oleh akun Cyntia

jatimnow.com - Jagat media sosial Facebook kembali gempar dengan adanya kabar bahwa TKI asal Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, tewas karena bunuh diri.

Kabar itu pertama kali dishare oleh akun bernama Cyntia Nabila di Indonesia Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP).

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Dalam kabar duka itu, akun Cyntia menulis status “Innalillahiwainalillahi rojiun.. telah meninggal dunia semalam di suling Taiwan, bunuh diri meninggalkan 2 anak. Sedangkan suaminya sudah meninggal duluan. Mohon siapa yang kenal orang ini dan mengetahui keluarga yang di Indo tolong kasih tahu enggeh. Info dari grup sebelah, siapa tahu ada yang kenal”.

Bahkan, Cyntia juga meng-upload KTP yang bersangkutan. Dalam KTP itu, tertulis nama Nur Suryati, alamat Dukuh Segropyak, Desa Pulungmerdiko, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

Kabar duka itu disukai oleh 2.000 lebih netizen. Warganet juga beramai-ramai mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya TKI itu.

Kapolsek Pulung, AKP Denny Fachrudianto, membenarkan bahwa memang Nur Suryati asli warga Pulung. "Kemarin kami sudah ke rumahnya. Dan memang benar warga Pulung," kata Denny kepada jatimnow.com, Kamis (12/4/2018).

Denny menjelaskan, berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Nur Suryati sudah bekerja di Taiwan selama 25 tahun. Bahkan, ia sudah menikah dengan orang Taiwan dan mempunyai dua orang anak.

"25 tahun tinggal di Taiwan. Terakhir pulang hanya sehari pada Bulan Januari. Hanya mengurus administrasi dan berobat," ujarnya.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Pihak keluarga, lanjut Denny, masih mencari informasi tentang kebenaran kabar tersebut. Termasuk boleh dipulangkan ke Indonesia atau tidak, sehingga sampai saat ini masih menunggu kejelasan dari pihak keluarga di Taiwan.  

Sementara itu, khusus untuk masalah bunuh diri atau tidak, Denny mengatakan pihak keluarga tidak tahu menahu. Sebab, sudah lama tidak pulang dan jarang komunikasi.

“Tapi yang jelas, korban mempunyai sakit jantung," pungkasnya.

 

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Arif Ardianto

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.