Jumat, 12 Jun 2026 06:55 WIB

Viral! TKI Ponorogo Dikabarkan Bunuh Diri di Taiwan

KTP TKI yang diupload oleh akun Cyntia
KTP TKI yang diupload oleh akun Cyntia

jatimnow.com - Jagat media sosial Facebook kembali gempar dengan adanya kabar bahwa TKI asal Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, tewas karena bunuh diri.

Kabar itu pertama kali dishare oleh akun bernama Cyntia Nabila di Indonesia Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP).

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Dalam kabar duka itu, akun Cyntia menulis status “Innalillahiwainalillahi rojiun.. telah meninggal dunia semalam di suling Taiwan, bunuh diri meninggalkan 2 anak. Sedangkan suaminya sudah meninggal duluan. Mohon siapa yang kenal orang ini dan mengetahui keluarga yang di Indo tolong kasih tahu enggeh. Info dari grup sebelah, siapa tahu ada yang kenal”.

Bahkan, Cyntia juga meng-upload KTP yang bersangkutan. Dalam KTP itu, tertulis nama Nur Suryati, alamat Dukuh Segropyak, Desa Pulungmerdiko, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

Kabar duka itu disukai oleh 2.000 lebih netizen. Warganet juga beramai-ramai mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya TKI itu.

Kapolsek Pulung, AKP Denny Fachrudianto, membenarkan bahwa memang Nur Suryati asli warga Pulung. "Kemarin kami sudah ke rumahnya. Dan memang benar warga Pulung," kata Denny kepada jatimnow.com, Kamis (12/4/2018).

Denny menjelaskan, berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Nur Suryati sudah bekerja di Taiwan selama 25 tahun. Bahkan, ia sudah menikah dengan orang Taiwan dan mempunyai dua orang anak.

"25 tahun tinggal di Taiwan. Terakhir pulang hanya sehari pada Bulan Januari. Hanya mengurus administrasi dan berobat," ujarnya.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Pihak keluarga, lanjut Denny, masih mencari informasi tentang kebenaran kabar tersebut. Termasuk boleh dipulangkan ke Indonesia atau tidak, sehingga sampai saat ini masih menunggu kejelasan dari pihak keluarga di Taiwan.  

Sementara itu, khusus untuk masalah bunuh diri atau tidak, Denny mengatakan pihak keluarga tidak tahu menahu. Sebab, sudah lama tidak pulang dan jarang komunikasi.

“Tapi yang jelas, korban mempunyai sakit jantung," pungkasnya.

 

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Arif Ardianto

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.