Sabtu, 25 Jul 2026 03:33 WIB

Menguak Jejak Sugeng Terduga Pelaku Mutilasi di Malang

Warga menunjukkan  jejak tulisan tangan Sugeng di Jodipan Wetan, Kota Malang
Warga menunjukkan jejak tulisan tangan Sugeng di Jodipan Wetan, Kota Malang

jatimnow.com - Sugeng, terduga pelaku mutilasi perempuan di Pasar Besar Kota Malang, dikenal sebagai pribadi pendiam. Meski begitu, ia sering membuat ulah di lingkungan sekitar tempat tinggalnya dahulu, yaitu Jodipan Wetan Gang 3 RT 2 RW 6.

Ketua RW 6 Jodipan Wetan, Mochammad Lutfi menyebut Sugeng sejak kecil tinggi di Jodipan Wetan. Namun beberapa warga mengaku tidak mengenal dekat lantaran Sugeng memiliki pribadi yang pendiam.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

"Pendiam sehari-hari, jarang berinteraksi dengan warga, keluarganya juga tertutup. Tapi sering membuat ulah, sehingga oleh warga diusir. Sudah 8 tahun lalu pindah," ujar Lutfi ditemui di rumahnya, Kamis (16/5/2019).

Lutfi ingat betul ada beberapa catatan buruk ulah Sugeng. Diawali dengan menggunting lidah pacarnya saat berada di kediaman kecilnya, dilanjutkan dengan memukul ayah kandungnya dengan palu.

Kemudian, pria bernama lengkap Sugeng Santoso itu juga pernah membakar kasur tetangga sekitar 10 tahun yang lalu. Beruntung, rumah tetangganya itu tidak habis terbakar.

"Membakar kasur tetangga sebelah rumah. Untung bisa dipadamkan dan tidak ada yang tidur," bebernya.

Tulisan tangan Sugeng di Jodipan WetanTulisan tangan Sugeng di Jodipan Wetan

Tak hanya itu, Sugeng disebut Lutfi sering mencoret-coret tembok dengan pensil atau bolpoin.

Baca Juga: Bapak dan Anak Pengasuh Ponpes di Malang Ditangkap, Diduga Lecehkan Santriwati

"Sering coret-coret dengan tulisan yang hampir sama dengan yang ditemukan di lokasi mutilasi kemarin itu," tukasnya.

Salah satu tulisan tangan Sugeng berada di sebuah tembok rumah, yaitu:

'Ribuan taun hidupku jadi tak berarti. Dendamku Sugeng Santoso.  Tak sanak famili selalu sendirian ribuan taun. Ruwet setiap hati dari perbuatanmu. Slalu ruwet Dendam sang arwah Sugengangga. Melalui para utusan Allah SWT besok kalau aku mati pembalasannya lebih kejam'.

'PUSKESMAS KENDALKEREP,  KEREP ADA DI JODIPAN GANG 3 D, DISPONSORI OLEH BOSNYA SUYITNO+SUJITO'.

Baca Juga: Pemandangan Alam dan Ragam Trek Jadi Daya Tarik Selorejo Run Challenge Malang

Sementara itu, Aji Mustakim, tetangga Sugeng juga menyebut bahwa keseharian, Sugeng memang pendiam, namun mudah marah dan terkesan sombong.

"Memang orangnya pendiam tapi cukup arogan, terlihat sombong, kesehariannya tertutup sama seperti keluarganya. Tapi orangnya kreatif, pintar bikin tulisan, ukiran dan pigura," terangnya.

Selain itu, Aji juga mengatakan bahwa Sugeng seringkali membuang makanan ke rumah tetangganya yang berada tepat di samping rumahmnya.

"Sering buang kotoran sisa makanan, kalau tidak enak dibuang ke tetangga. Puncaknya, membakar kasur tetangga itu. Jadi sama dia (Sugeng) dihalangi yang mau memadamkan api. Dia bawa kursi mengancam akan memukul yang memadamkan api itu. Saya bersama Cak Kaslan yang merebut kursi dan memadamkan api itu," tururnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.