Minggu, 07 Jun 2026 00:40 WIB

Pulangkan 72 PMKS, Risma: Carilah Nafkah yang Lebih baik

  • Penulis :
  • | Senin, 22 Jan 2018 10:56 WIB
Para penyandang PMKS yang dipulangkan Pemkot Surabaya
Para penyandang PMKS yang dipulangkan Pemkot Surabaya

SURABAYA:: jatimnow.com - Di awal tahun 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali memulangkan 72 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Surabaya (PMKS) ke daerah asalnya. Masing-masing dari mereka adalah 55 penderita Psikotik dan 17 Gelandangan – Pengemis (Gepeng). Selain itu, Pemkot juga menyerahkan program Campus Social Responsibility (CSR) berupa bantuan sepeda kepada siswa kurang mampu.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam sambutannya berpesan kepada para PMKS, agar mereka tidak kembali lagi untuk menjadi PMKS di Kota Surabaya. Menurutnya, di kampung halaman akan lebih baik dan nyaman untuk mencari nafkah.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Panjenengan kita pulangkan, panjenengan bisa cari nafkah yang lebih baik ditempat njenengan. Tidak mungkin Tuhan menempatkan kita di suatu tempat yang kita tidak bisa mencari nafkah, itu tidak mungkin,” kata Wali Kota Risma kepada para PMKS, di halaman Taman Surya, Senin, (22/01/2018).

Wali Kota Risma menyampaikan, pihaknya akan mencoba untuk mendaftarkan para penyandang psikotik agar bisa mendapatkan bantuan kesehatan berupa BPJS Nasional. “Nanti kami akan coba usulkan ke pusat agar mereka bisa dapat bantuan kesehatan dari APBN,” imbuh wali kota kelahiran Kediri tersebut.

Sementara itu, koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Surabaya, Sri Musilowati mengatakan, total petugas pendamping dari TKSK yang mengawal PMKS pagi ini sebanyak 18 orang. “Untuk pemulangan sekarang ini sudah ada evaluasi yang lebih baik, sehingga kita juga bisa mempersiapkannya lebih baik,” tuturnya.

Menurut data dari Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, PMKS yang dipulangkan hari ini terdiri dari Provinsi Jawa Timur sebanyak 38 orang, Jawa Tengah 15 orang, Jawa Barat 8 orang, Banten 2 orang, Bengkulu 1 orang, Yogyakarta 1 orang, Jakarta 1 orang, Lampung 1 orang, Nusa Tenggara Timur (NTT) 2 orang, Sulawesi Selatan 2 orang, dan Sulawesi Tengah 1 orang. Untuk pulau jawa Pemkot menggunakan akomodasi bus dan mobil, sementara luar pulau Jawa, menggunakan moda transportasi pesawat.

Baca Juga: SIER Pamerkan Mobil Hias Kupu-Kupu Robotik Raksasa di Surabaya Vaganza 2026

Dalam agenda pagi ini, juga diserahkan bantuan sepeda untuk anak sekolah dari program Campus Social Responsibility (CSR). Sebanyak 15 sepeda langsung di serahkan oleh wali kota kepada para siswa yang kurang mampu. Menurut wali kota, anak-anak sekolah ini diketemukan ketika mereka berangkat sekolah menggunakan kendaraan truk (nggandol).

“Sekarang ini kalian ndak perlu nggandol, ndak usah malu, ndak usah minder. Saya berharap kalian gunakan sepeda ini,” ujar wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.

Dihadapan para siswa, wali kota juga berpesan agar mereka tidak putus sekolah, jika ada permasalahan tentang biaya atau kesulitan (SPP) bisa disampaikan melalui Dinas Sosial. “Sesulit apapun kalian harus tetap sekolah, karena dengan sekolah kalian bisa merubah nasib kalian, takdir orang tua kalian, dan takdir bangsa ini,” pungkasnya.

Baca Juga: Foto: Parade Bunga dan Spot Light Surabaya Vaganza 2026

 

(Redaksi)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.