Minggu, 14 Jun 2026 08:46 WIB

Baliho 'People Power' Dianggap Provokasi, Kubu Prabowo Balas Menyerang

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 07 Mei 2019 19:48 WIB
Baliho 'People Power' dipasang Posko Rumah Pemenangan Prabowo-Sandi Jawa Timur di kawasan Gayungan, Surabaya
Baliho 'People Power' dipasang Posko Rumah Pemenangan Prabowo-Sandi Jawa Timur di kawasan Gayungan, Surabaya

jatimnow.com - Setelah baliho 'People Power' yang dipasangnya dinilai provokasi oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Jawa Timur untuk Prabowo-Sandi, balik menyerang.

"Lebih provokasi mana dari ungkapan 'Perang Total' dari Pak Moeldoko (Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf). Coba suruh pikirkan itu Ketua TKD, lebih provokatif mana dengan statemennya Pak Moeldoko 'Perang Total', 'Total War'. Kayaknya itu 'Total War' jauh lebih provokatif itu," kata Ketua BPP, Anwar Saddad, Selasa (7/5/2019).

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Politisi DPRD Jawa Timur dari Partai Gerindra ini menegaskan, people power adalah legal.

"People power kan legal. Orang kan boleh menggunakan kekuatannya untuk menegakkan kebenaran. Dan orang itu boleh melakukan kegiatan berserikat, berkumpul untuk menyuarakan kebenaran," terangnya.

Baca juga:  

Saddad yang juga Sekretaris Partai Gerindra Jawa Timur ini menegaskan, people power itu boleh. Yang tidak boleh menurutnya adalah makar.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Yang tidak boleh itu kan merongrong, makar. Tapi kalau people power kan nggak. People power itu, kalau nggak ada people power nggak akan merdeka Indonesia," ujarnya.

Ia meminta TKD Jatim untuk bersikap lebih dewasa dan bijaksana.

"Saya berharap TKD bersikap dewasa, bersikap bijaksana menyikapi itu," pintaya.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Saddad juga menuding nada lebih provokatif disampaikan Wiranto, yang akan meneliti statemen setiap tokoh masyarakat yang mengkritik pemerintah.

"Lebih provokatif mana perkataan Pak Wiranto (Menkopolhukam) bahwa akan meneliti setiap statemen tokoh masyarakat yang mengkritik pemerintah, apa nggak provokotif itu," tegasnya.

Sebelumnya, Saddad membenarkan bila baliho itu terpasang di Rumah Pemanangan Prabowo-Sandi di kawasan Gayungan, Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.