Rabu, 22 Jul 2026 16:11 WIB

Polisi Selidiki Aksi Vandalisme Massa Berpakaian Hitam di Malang

Aksi massa berpakaian hitam mencoret Jembatan Splendid Malang
Aksi massa berpakaian hitam mencoret Jembatan Splendid Malang

jatimnow.com - Polisi melakukan penyelidikan terkait aksi May Day oleh massa berkaos atau berpakaian hitam dengan mencorat-coret Jembatan Splendid, Kota Malang.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan pihaknya telah bergerak melakukan penyelidikan kelompok mana dan siapa saja yang melakukan aksi tidak terpuji tersebut.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

"Kami sedang melakukan penyelidikan siapa ketuanya dan berapa anggotanya masih kita selidiki," ujarnya, Kamis (5/4/2019).

Terkait kemungkinan massa berkaos hitam tersebut berafiliasi kelompok di Bandung yang sempat membuat kericuhan di hari buruh, polisi mengaku belum dapat mengindentifikasi.

"Sekali lagi kami akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Itu dari kelompok mana, siapa saja anggotanya, dan motifnya apa," imbuhnya.

Nantinya bila sudah teridentifikasi, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Malang akan mengumpulkan semuanya dan melakukan pengarahan supaya tidak mengulangi perbuatannya.

Baca Juga: Bapak dan Anak Pengasuh Ponpes di Malang Ditangkap, Diduga Lecehkan Santriwati

"Kami akan kumpulkan nanti jika sudah ketemu bersama wali kota dan Dandim. Tapi untuk proses hukum jika merasa ada yang dirugikan, misalnya Pemkot dirugikan bisa, kalau ada yang melapor," ujarnya.

Belasan orang berkaos hitam melakukan aksi corat-coret di Jembatan Splendid di Jalan Gajah Mada sekitar Taman Rekreasi Kota, Rabu (1/5).

Massa berkaos hitam ini menuliskan 'Tolak Upah Murah' di sisi selatan jembatan yang berwarna putih dengan cat kaleng semprot berwarna hitam. Aksi vandalisme ini mereka rekam sendiri dan tersebar di media sosial (medsos) di Kota Malang.

Baca Juga: Pemandangan Alam dan Ragam Trek Jadi Daya Tarik Selorejo Run Challenge Malang

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.