Rabu, 22 Jul 2026 16:11 WIB

May Day 2019 di Surabaya, Massa Berpakaian Serba Hitam Dibubarkan

Barisan Massa serba hitam mula dibubarkan polisi dalam peringatan May Day 2019 di Surabaya
Barisan Massa serba hitam mula dibubarkan polisi dalam peringatan May Day 2019 di Surabaya

jatimnow.com - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2019 di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Rabu (1/5/2019), diwarnai kericuhan. Sekelompok massa berpakaian serba hitam dibubarkan paksa oleh polisi.

Puluhan orang berpakaian serba hitam dan semuanya memakai masker itu awalnya berjalan dengan membentangkan sejumlah spanduk, salah satunya berisi 'Berjuang Bersama Buruh & Rakyat adalah Jihad'. Mereka juga membawa bendera Merah-Hitam serta bendera bergambar Marsinah. Mereka juga membuka lapak baju untuk diberikan secara gratis.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Polisi terpaksa membubarkan barisan massa ini, karena diduga menunggangi peringatan May Day tersebut. Selain itu, polisi menyebut bahwa massa itu melakukan aksi tanpa pemberitahuan.

Saat menggelar aksinya, barisan massa serba hitam itu sempat melarang wartawan mengambil foto dan merekam aksi mereka yang sedang berorasi di depan Gedung Negara Grahadi.

"Kalian ini mau memprovokasi aksi buruh ya. Kalian ini dari elemen mana. Kalian apa sudah ada izin untuk aksi hari ini. Ayo mundur jangan aksi, kalau tidak ada izinnya. Buka tutup muka kalian," ujar salah seorang petugas kepolisian kepada massa berbaju hitam-hitam ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Kasat Binmas Polrestabes Surabaya, Kompol Fathoni juga mencoba mengimbau agar massa mundur dengan tertib, karena massa ini tidak mengantongi izin.
"Ayo bubar baik-baik, kalian ini jangan cuma ikut-ikutan, kalian ini dari mana," tambahnya.

Mendapat peringatan itu, massa tak begitu saja membubarkan diri. Mereka lalu menggelar aksi duduk dan diam tak menjawab. Lalu, kepolisian membubarkan paksa mereka.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dalam proses pembubaran paksa itu, sempat terjadi kericuhan saat tiba-tiba ada seorang yang juga berpakaian serba hitam berteriak melarang para awak media mengambil gambar.

Dari itu, ketegangan dengan beberapa awak media juga sempat terjadi. Akhirnya, massa berhasil dipukul mundur dan membubarkan diri.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.