Minggu, 07 Jun 2026 05:48 WIB

Tukang Plafon Cabuli Pelajar SMA di Surabaya Hingga Hamil

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang tukang plafon di Surabaya akhirnya meringkuk di sel tahanan polisi setelah mencabuli pelajar kelas 2 SMA hingga hamil. Pria cabul itu berinisial IS (23) warga asal Bangkalan, Madura yang indekos di Surabaya selatan.

IS dilaporkan orang tua korban ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya pada 25 April 2019 lalu. Atas laporan itu, IS kemudian ditangkap pada 26 April 2019.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pelaku mengenal korban melalui nomor telepon yang didapat dari temannya sejak sebelum puasa tahun 2018 lalu," kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Minggu (28/4/2019).

Berawal dari perkenalan itu, pelaku yang indekos satu kampung dengan rumah korban sering mengirim pesan dan telepon korban kemudian bertemu. Merasa korban membuka diri, pelaku mulai melancarkan rayuannya kepada korban yang masih berumur 17 tahun itu.

"Awalnya pelaku mengajak korban jalan-jalan, makan dan dibelikan sesuatu," terang Ruth Yeni.

Semakin akrab dengan korban, pelaku akhirnya mengajak korban ke kamar kosnya sepulang sekolah. Di kamar kos itulah, pelaku memaksa korban agar bersedia melayani hawa nafsunya. Karena tenaga korban tak kuat melawan, korban akhirnya hanya bisa pasrah.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Pencabulan berulangkali itu terjadi di kamar kos pelaku," jelas Ruth Yeni.

Dari itu pelaku mulai ketagihan dan menebar janji akan bertanggungjawab bila korban hamil. Pelaku kemudian menyetubuhi korban hingga 10 kali hingga korban hamil.

"Orangtua korban curiga setelah melihat perut anaknya membesar. Setelah ditanya dan dicek ke bidan, korban ternyata hamil. Dari itu orangtuanya melapor ke kami," bebernya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Korban terpaksa mengaku ke orangtuanya bahwa dirinya hamil. Sebab pelaku ingkar janji terhadap korban dan justru menghindar saat dimintai pertanggungjawaban.

Pelaku sudah ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak. Sedangkan korban masih dalam pengawasan pendamping dari Unit PPA dan Pemkot Surabaya serta orangtuanya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.