Minggu, 26 Jul 2026 17:36 WIB

Kandungan Seorang Petugas KPPS di Pacitan Keguguran

KPU Pacitan jenguk Eka di rumah usai keguguran anak
KPU Pacitan jenguk Eka di rumah usai keguguran anak

jatimnow.com – Diduga kelelahan, Eka Setyowati (26) anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Surat Suara (KPPS) TPS 01 Desa Ketro, Kecamatan Tulakan, Pacitan harus kehilangan janinnya. Ia keguguran anak pertama usai melakukan rekapitulasi perhitungan tingkat kecamatan.

Sejumlah petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengunjungi Eka di rumahnya di Desa Ketro, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan Rabu (24/4/2019).

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Eka mengatakan dirinya keguguran di usia kandungan 3 bulan diduga karena kelelahan.

"Kayaknya memang capek karena seharian di TPS," kata Eka yang didampingi suaminya, Herman Sugiyanto.

Eka tidak mengira jika pekerjaan sampingan menjadi KPPS akan berpengaruh pada kesehatannya.

"Tapi kenyataan pahit harus saya terima. Saya kehilangan anak pertama saya. Padahal mendapatkan anak cepat menjadi dambaan setiap pasangan. Termasuk saya dan suami saya," ujar Eka yang menikah Desember 2018.

Keguguran kandungan baru dirasakan sehari setelah melaksanakan tugas sebagai KPPS. Ia merasa nyeri di perut.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

"Saya merasakan sakit luar biasa. Sampai saya bawa ke bidan setempat," kata Eka sambil menahan tangis.

Karena kondisinya semakin parah, Eka mengaku dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kabupaten Ponorogo. Namun setelah melakukan beberapa tahap pemeriksaan, janin yang dikandungnya tidak bisa dipertahankan.

"Jum'at saya dioperasi, istilahnya dikuret. Hasil diagnosa dokter kegugurannya karena kelelahan," tambah Eka.

Ketua KPU Pacitan, Damhudi mengatakan pihaknya baru membesuk karena Eka baru dibawa pulang di rumahnya Pacitan.

Baca Juga: Gempa Tektonik M6,2 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

"Ini bentuk rasa empati dari KPU," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.