Minggu, 26 Jul 2026 13:55 WIB

Banyuwangi Hadirkan Destinasi Wisata Kebun Bunga yang Instagramable

Lokasi Banyuwangi Agroexpo
Lokasi Banyuwangi Agroexpo

jatimnow.com - Pemkab Banyuwangi berencana menggelar Banyuwangi Agroexpo pada 25 April hingga 1 Mei 2019. Selain menyuguhkan pemandangan kebun bunga yang instagramable atau memiliki spot foto yang menarik, acara ini akan menampilkan produk pertanian.

Acara ini akan menjadi atraksi menarik karena memadukan pengembangan inovasi pertanian modern, edukasi sekaligus jadi destinasi wisata bagi masyarakat.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, Agro Expo 2019 akan memberikan suasana berbeda karena digelar di lokasi baru seluas 10,6 hektar yang berada di kawasan lereng Gunung Ijen Kecamatan Licin. Sebelumnya Agro expo di gelar di areal persawahan di tengah kota.

"Kita ingin kegiatan agro expo ini bisa berkelanjutan menjadi destinasi pariwisata baru daerah. Makanya kita pindah agak ke atas di sekitar Lereng Ijen yang lokasinya lebih  memadai. Lokasi baru ini cukup luas  dan menawarkan pemandangan yang indah khas pegunungan. Bahkan kota Banyuwangi dan selat Bali juga terlihat, sangat pas untuk berwisata," kata Anas.

Selain menawarkan lokasi baru yang menawan, Agro Expo yang mengangkat tema creative agriculture ini, juga dipastikan tampil dengan lebih menarik.  Beragam aneka tanaman pertanian unggulan daerah mulai hortikultura, tanaman pangan, perkebunan hingga peternakan dan semua produk olahannya di tampilkan di ajang ini.

Aneka tanaman dan buah eksotis asal Banyuwangi juga turut dipamerkan dalam expo tersebut. Mulai dari padi hitam, durian merah, nangka merah dan semangka merah dan kuning non biji. Juga ada hamparan bunga-bunga cantik warna warni yang menjadi spot selfie instagrammable.

Selain menjadi ruang pamer pertanian, ajang ini juga ingin menunjukkan kepada khalayak beragam teknik tanam moderen yang bisa diadopsi masyarakat.

Baca Juga: ITS Kenalkan Traktor Listrik Berbentuk Perahu, Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan

"Semua tanaman di lahan agro expo ini ditanam dari bibit hingga tumbuh besar bahkan berbuah sejak tiga bulan terakhir. Di sini, kami ingin menunjukkan bahwa dengan cara tanam dengan teknik yang tepat, berkebun dan bercocok tanam itu bisa bisa dilakukan siapapun dan kapan pun. Ayo, jangan ragu-ragu berkebun dengan mengoptimalkan lahan yang ada," ajak Anas.

Di pameran tersebut nantinya, semua proses penanaman bisa dipelajari langsung di sana. Pengunjung juga bisa langsung berkonsultasi ke tim yang sudah disiapkan.

"Misalnya mau bikin kebun di pekarangan rumahnya, bisa langsung konsultasi. Mau ternak lele, tanam padi, kembangkan jeruk atau buah naga, bisa langsung tanya. Termasuk kalau mau memeriksakan hewan peliharaan, kita siapkan dokter hewan," kata Anas.

"Sekaligus ini mengajak publik agar tidak ragu bisnis pertanian. Karena bidang ini memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dan menguntungkan secara ekonomis, tidak kalah dari kerja kantoran," papar Anas.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Agro expo juga semakin menarik dilengkapi karena dilengkapi arena edukatif dan playground untuk anak-anak. Ada atraksi memberi makan untuk kelinci, sangkar burung raksasa, pameran aneka reptil.

Kepala Dinas Pertanian, Arief Setiawan salah satu keunikan dari agro expo tahun ini adalah lahan yang dipakai tersebut dulunya merupakan lahan pertanian yang sudah disklimaks alias tidak produktif lagi. Namun dengan diolah secara tepat dalam waktu tiga bulan lahan bisa kembali subur.

"Kami bahkan membuat sawah baru seluas 1500 meter persegi yang tumbuh subur. Masyarakat yang tertarik bisa belajar langsung kepada tim kami," ujarnya.

Di pameran ini juga bakal dipamerkan  berbagai alat produksi pertanian mulai tradisional hingga modern sebagai edukasi bagi anak-anak muda.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.