Minggu, 26 Jul 2026 16:48 WIB

Tim Jokowi Sikapi Penghadangan Ma'ruf Amin di Pamekasan

Cawapres Nomor Urut 01 KH Ma'ruf Amin
Cawapres Nomor Urut 01 KH Ma'ruf Amin

jatimnow.com - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk Calon Presiden (Capres)-Calon Wakil Presiden (Cawapres), Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin, menanggapi penghadangan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 01, KH Ma'ruf Amin saat hendak berziarah ke Makam Kiai Suhro Pradoto di Desa Jambaringin, Kecamatan Proppo, Pamekasan.

Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menyebut, penghadangan yang terjadi pada Senin (1/4/2019) lalu sekitar pukul 17.30 Wib itu merupakan bentuk kepanikan pihak sebelah.

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

"Ini menurut saya adalah bentuk suatu kepanikan pihak sebelah terhadap makin maraknya orang di daerah Madura mendukung Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin. Mudah-mudahan pada tanggal 17 April Madura bisa direbut Pak Jokowi-KH Ma'ruf," ungkap Machfud Arifin di Surabaya, Kamis (4/4/2019).

Machfud menjelaskan, saat itu, KH Ma'ruf Amin ingin berziarah mendoakan kiai sepuh yang sudah meninggal, tapi justru dihadang.

"Sungguh sangat prihatin. Kita lihat di Solo, begitu selesai kampanye ada digebukin. Di Purworejo juga sama. Ini rasanya tidak mendidik lah untuk berpolitik yang baik, yang damai. Itu tidak benar," ujarnya.

"Ada suatu upaya-upaya mendelegitimasi KPU dan aparat keamanan. Ini yang perlu kita waspadai," sambung mantan Kapolda Jatim ini.

Baca Juga: Survei BI Mei 2026: Indeks Keyakinan Konsumen Jatim Lampaui Nasional

Kemudian, lanjut Machfud, sebaran fitnah terhadap Jokowi yang sangat tidak pas masih terus terjadi. Segala cara dilakukan oleh pihak sebelah untuk bisa memenangkan pesta demokrasi ini dan menurutnya itu tidak elok.

"Masyarakat sudah makin cerdas, sudah makin dewasa, dia akan menentukan pilihannya pada tanggal 17 April nanti," tambahnya.

Machfud kemudian mengimbau agar tim sukses, Partai Koalisi Indonesia Kerja, 01 dan seluruh relawan untuk tetap melakukan kampanye damai, kampanye sejuk, tidak terpancing dengan pemukulan atau penganiayaan.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Kita hanya menyampaikan apa yang menjadi programnya Pak Jokowi, termasuk tiga kartu. Kemudian menepis hoaks," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur menyesalkan penghadangan tersebut. Dari temuan PCNU Kabupaten Pamekasan, aksi penghadangan terhadap Ma'ruf Amin disertai dengan intimidasi dan pelemparan batu pada sebagian rombongan.

Selain itu, PCNU Kabupaten Sampang menduga massa bukan merupakan warga desa setempat. PCNU Pamekasan juga sudah mendatangi Polres Pamekasan untuk menyampaikan keluhan atas aksi penghadangan tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.