Rabu, 22 Jul 2026 09:44 WIB

Risma Diundang Raja Salman ke Arab

  • Penulis :
  • | Kamis, 05 Apr 2018 19:01 WIB
Wali Kota Risma saat menerima kunjungan dari Komisi X DPR RI
Wali Kota Risma saat menerima kunjungan dari Komisi X DPR RI

jatimnow.com- Nama Kota Surabaya semakin terdengar gaungnya di level internasional. Kali ini, Raja Arab Saudi Salman bin Albudaziz al–Saud dipastikan mengundang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk paparan di Kota Madinah.

“Ya saya diundang sebagai pembicara oleh Raja Salman di Kota Madinah pada tanggal 9-10 Mei 2018,” kata Wali Kota Risma usai menerima kunjungan Komisi X DPR RI di Balai Kota Surabaya, Kamis (5/4/2018).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Diakui Wali Kota Risma, undangan sebagai pembicara di Arab Saudi secara resmi dilakukan langsung oleh Raja Salman.

“Ya memang Raja Salman yang mengundang,” tegas Wali Kota yang sarat akan prestasi itu.

Menurut Wali Kota Risma, Raja Salam mengundang dirinya dalam rangka acara internal yang digelar oleh Pemerintah Arab Saudi.

Di sana, Wali Kota Risma diminta menjadi pembicara tentang negara berkesejahteraan.

“Poin utama yang saya bahas tentang apa-apa saja yang sudah dilakukan di Surabaya, salah satunya bagaimana menangani dan melayani orang yang miskin dan membutuhkan,” terangnya.

Ditanya kenapa Surabaya dipilih, Wali Kota Risma mengaku tidak mengerti. Namun, dirinya merasa ada alasan mengapa Surabaya dipilih untuk menjadi pembicara di negara minyak tersebut.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

“Mungkin tamu-tamu luar negeri yang pernah berkunjung ke Surabaya banyak bercerita tentang profil Surabaya dan profil saya sendiri,” ujar Wali Kota Perempuan pertama di Surabaya ini.

Ia juga menegaskan jika selama melakukan kunjungan ke luar negeri untuk menjadi pembicara, tidak pernah mengeluarkan uang perjalanan dinasnya.

Bahkan, ia mengungkapkan anggaran perjalanan dinas saat ini yang mencapai Rp 7 Miliar lebih banyak digunakan untuk keperluan pembangunan bidang pendidikan.

“Saya sering diundang dan itu tidak pernah membayar, karena semua biaya mereka yang tanggung,” tegasnya.

Baca Juga: Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Wali Kota Risma juga mengaku sebelum jadi Wali Kota, anggaran perjalanan dinas mencapai Rp 40 Miliar, dan sekarang dipangkas menjadi Rp 7 Miliar.

“Itu tidak pernah saya pakai, lebih banyak saya berikan untuk anak anak (pendidikan),” pungkasnya.

 

Penulis/Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.