Sabtu, 06 Jun 2026 15:19 WIB

Ini Himbauan Risma Saat Perubahan Iklim Tak Menentu

  • Penulis :
  • | Rabu, 17 Jan 2018 16:10 WIB
Wali Kota Risma di ruang kerjanya
Wali Kota Risma di ruang kerjanya

SURABAYA:: jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghimbau kepada seluruh masyarakat surabaya agar  waspada dan siap dalam menghadapi anomali cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini. Wanita besi dari Surabaya berpesan, supaya warga surabaya tidak meremehkan segala bentuk perubahan cuaca yang akan terjadi.

Wali kota memberi contoh ketika dirinya mendapat laporan kecelakaan yang diakibatkan salah seorang pengendara motor secara tiba-tiba berhenti ketika hujan tiba dan ingin menggunakan jas hujan. Namun, bukannya selamat, si pengendara justru ditabrak dari belakang oleh pengendara lainnya hingga meninggal dunia. 

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

“Kalau sudah tau mendung dan mau hujan langsung pakai jas hujan, jangan ditunda-tunda karena dampaknya akan membahayakan orang lain,” ucap wali kota di ruang kerjanya, Selasa (16/1/2018).

Perubahan anomali ini, lanjut wali kota, nyatanya turut mengubah perilaku seseorang dalam berkendara. Artinya, warga khususnya pengendara nampak ‘sensitif’ ketika mengalami climate change. “Tidak bisa kita mengatakan, apa kata nanti, sungguh itu tidak boleh, makanya kita harus mempersiapkan dengan baik,” imbuhnya.

Hal lainnya, wali kota juga menghimbau kepada pengendara untuk tidak melintas di atas pedestrian saat hujan tiba. Menurutnya, itu sangat membahayakan orang lain. “Jadi bersama-sama kita siapkan semuanya, tidak boleh meremehkan hal-hal sepele semacam itu,” pesan wali kota.

Wali kota menambahkan, anomali cuaca yang tidak menentu ini, tidak hanya dirasakan warga Indonesia tetapi sebagian besar orang di negara-negara dunia juga merasakan hal aneh dan bingung melihat perubahan iklim saat ini.

Baca Juga: Foto: Parade Bunga dan Spot Light Surabaya Vaganza 2026

Dia mencontohkan ungkapan yang disampaikan Duta besar Kroasia beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Jakarta. Dia menyampaikan anomali cuaca di Jakarta sangat berbeda dari biasanya. “Musim penghujan seperti ini kan biasanya Jakarta sering diguyur hujan, tapi kok sekarang jarang, ini kan lucu,” tiru wali kota kelahiran Kediri ini.

Dampak lain dari perubahan iklim, kata wali kota adalah gangguan terhadap bahan pangan yang diakibatkan oleh global warning. Wali kota perempuan pertama di surabaya ini mengingatkan bahwa bukan tidak mungkin Indonesia akan mengalami kesulitan dalam masa panen.

“Kalau warga punya uang banyak, jangan dihambur-hamburkan hanya untuk makan, nanti kalau sudah langka dan akhirnya harga melambung tinggi kita sendiri yang akan sulit,” tandasnya.   

Baca Juga: Semarak Surabaya Vaganza 2026

 

(Redaksi)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.