Sabtu, 06 Jun 2026 12:13 WIB

Hebat! Tempe Bang Jarwo Dolly 'Terbang' ke Belanda

Bang Jarwo  (berkaos) bersama Kasatpol PP Kota Surabaya, Irvan Widyanto
Bang Jarwo (berkaos) bersama Kasatpol PP Kota Surabaya, Irvan Widyanto

jatimnow.com - Gang Dolly di Putat Jaya, Surabaya bukan lagi lokasi prostitusi atau esek-esek. Dolly berubah, warganya sudah mampu berkarya. Salah satunya Jarwo Susanto (40) atau Bang Jarwo.

Pria yang dulu menggantungkan dari lembah hitam itu kini menjadi pengusaha tempe. Ia dijuluki bos tempe. Jutaan rupiah telah mengalir ke kantongnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Alhammdulilah," kata Bang Jarwo saat ditemui, Senin (25/3/2019).

Tempe Bang Jarwo ternyata tidak hanya dikenal di  Surabaya saja. Tempe Bang Jarwo diam-diam telah dipromosikan hingga luar negeri. Penasaran? Ingin tahu ceritnya?

Ia memamerkan foto tempe buatannya dibawa seorang bule di salah satu restoran di sebuah negara. Menurut Jarwo, tempe buatanya tersebut dipromosikan oleh seorang Chef Indonesia yang bekerja di sebuah kapal pesiar di Belanda.

"Dibeli, katanya dibawa ke Belanda," ujar Jarwo kepada jatimnow.com.

Baca juga: 

Chef yang bernama Riyadi Achmad tersebut, kata Jarwo, memperkenalkan tempe buatannya kepada rekannya sesama Chef di Belanda. Mereka juga menggoreng tempe Bang Jarwo.

"Saya dikirimi foto tempe dipegang orang bule. Yang ngirimi ya Mas Riyadi itu," jelasnya.

Berdasar keterangan Chef Riyadi, tempe tersebut dipegang oleh seorang Chef asal Serbia yang bernama Petar Sikima. Sayangnya, dalam foto tersebut tidak disebutkan nama restoran di Belanda itu.

"Ndak tahu saya," jawabnya.

Jarwo yang sempat menjadi pelarian karena terlibat aksi penolakan penutupan lokalisasi Dolly yang berujung kekerasan saat ini mengaku bangga.

"Bersyukur, karena masih ada yang peduli dengan usaha kita warga eks lokalisasi," bangganya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Jarwo mengaku, banyak kelompok atau orang-orang yang hanya memanfaatkan nama eks lokalisasi Dolly untuk mendongkrak kegiatannya tanpa bersinergi maupun melibatkan warga sekitar.

"Banyak yang buat acara atas nama warga sini, tapi tidak menggandeng UKM. Harusnya kan warga sini diajak dan bekerjasama," harapnya.

Usaha pembuatan tempe milik Jarwo sendiri bermula saat penutupan lokalisasi Dolly yang digagas oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada 2014 silam.

Jarwo yang kala itu membuka usaha warung kopi di depan sebuah wisma menentang rencana penutupan dan bergabung dalam kelompok penolakan.

Pemkot Surabaya memang komitmen membelajari warga yang terdampak penutupan lokalisasi prostitusi Dolly. Dari kawasan yang sudah ramah anak inilah lahir aneka produk warga.

Foto-foto tempe Bang Jarwo di luar negeri:

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

 

 

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.