Minggu, 14 Jun 2026 04:30 WIB

Gelapkan Uang Tabungan Ibu-ibu PKK, Perempuan ini Masuk Penjara

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Menerima uang tabungan puluhan juta dari Ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), perempuan berinisial US (48) ini akhirnya gelap mata. Namun, uang simpan pinjam PKK yang ditilapnya tersebut, akhirnya mengantarkan US ke penjara.

US ditangkap polisi setelah dilaporkan Et (47) seorang peserta arisan dan simpan pinjam PKK, yang merupakan tetangga US di Kampung Dinoyo Alun-alun, Surabaya. US ditangkap setelah terbukti menggelapkan uang tabungan simpang PKK yang dikelolanya sebesar Rp 40 juta.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Tersangka mengelola arisan dan simpan pinjam Ibu-ibu PKK tersebut sejak September 2018 lalu," kata Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo, Senin (25/3/2019).

David menjelaskan, awalnya di tempat korban tinggal, setiap bulannya diadakan perkumpulan arisan dan simpan pinjam PKK tersebut dengan ketentuan setiap peserta mendapat sisa hasil usaha (SHU) sebesar 10 persen.

Dari itu, korban menabung sebesar Rp 40 juta dan diterima dan dicatat di buku simpan pinjam oleh tersangka selaku pemegang simpan pinjam. Seharusnya, setelah menjelang lebaran, tabungan tersebut diserahkan kembali kepada peserta ditambah bunga SHU 10 persen. Namun tersangka tidak menyerahkan tabungan dan juga SHU kepada korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Uang itu dipakai tersangka untuk kepentingan pribadinya," beber David.

Karena tidak kunjung mendapat kejelasan kapan uangnya kembali, korban kemudian melapor ke Polsek Tegalsari pada akhir Januari 2019 lalu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari laporan itu, Unit Reskrim Polsek Tegalsari melakukan penyelidikan hingga menetapkan US menjadi tersangka pada pertengahan Maret 2019 lalu setelah diperiksa intensif.

"Tersangka sudah kami amankan berikut barang bukti buku tabungan simpan pinjam PKK tersebut," pungkas David.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.