Minggu, 14 Jun 2026 00:16 WIB

Video: Tanah Gerak Rusak Belasan Rumah di Tulungagung

jatimnow.com - Sebanyak 15 rumah di Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung mengalami rusak parah akibat tanah gerak.

Hujan deras yang terjadi beberapa hari lalu membuat tanah bergeser dan menyebabkan bangunan diatasnya mengalami keretakan. Tiga rumah terpaksa ditinggal mengungsi oleh penghuninya, karena sudah tidak bisa ditempati lagi.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kondisi tanah gerak ini sebenarnya sudah terjadi sejak 2011 lalu. Namun saat musim kemarau tanah relatif stabil dan tidak bergerak.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Baca Berita:

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair yang Digelar Disnakertrans Tulungagung

Terdampak Tanah Gerak, 15 Rumah di Tulungagung Rusak

Ini Penyebab Tanah Gerak yang Rusakkan 15 Rumah di Tulungagung

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.