Minggu, 14 Jun 2026 05:43 WIB

Kasihan, Mata Suami Istri Miskin di Probolinggo ini Buta

Pasangan suami istri miskin dan buta yang tinggal di rumah reyot di Kota Probolinggo
Pasangan suami istri miskin dan buta yang tinggal di rumah reyot di Kota Probolinggo

jatimnow.com - Menjalani sisa umurnya, Sakri (74) dan istrinya Armani (70) warga RT 5 RW 16 Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo terpaksa tinggal di sebuah rumah reyot.

Apalagi, pasangan suami istri (pasutri) lansia ini mengalami gangguan penglihatan atau buta karena faktor usia. Ditambah lagi, keduanya tidak memiliki keturunan sejak keduanya menikah.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Rumah yang ditempati Sakri dan Armani mirip sebuah gubuk. Struktur bangunan rumahnya hampir semua dari bambu, dindingnya pun terbuat dari anyaman bambu (gedek) dan berlantaikan tanah. Bahkan, dinding anyaman bambu rumahnya itu sudah banyak yang jebol.

Armani mengaku bahwa dirinya dan suaminya sudah menempati rumah reyot itu bertahun-tahun. Kendati begitu, mereka mengaku sudah merasa terbiasa hidup seadanya.

"Saya akan tetap tinggal di rumah ini dengan suami," katanya, Jumat (8/3/2019).

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Armani menambahkan, dengan hidupnya yang serba kekurangan itu, dirinya seringkali mendapatan bantuan beras dari pemerintah setiap bulannya.

"Saya tinggal berdua saja karena tidak memiliki anak," tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Ketua RW 16, Kelurahan Kebonsari Kulon, Slamet (43) mengatakan, pasutri tersebut sudah sekitar 8 tahun tinggal di rumah tersebut.

Baca Juga: Puluhan Pejabat Pemkot Probolinggo Dimutasi, Ini Harapan Wali Kota

"Dia menumpang ditanah milik Ketua RT di sini," paparnya.

Slamet juga membenarkan kedua warganya itu mengalami gangguan penglihatan, saat dia beraktivitas selalu mengunakan bantuan tongkat.

"Untuk renovasi rumahnya memang mengalami kendala. Sebab tanah yang ditempatinya bukan milik pasutri itu, tapi menumpang di tanah Pak RT," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.