Rabu, 10 Jun 2026 15:29 WIB

Pengelolaan Dana PAUD di Banyuwangi Dikeluhkan

Penyuluhan dan Penerangan Hukum oleh Kejaksaan Negeri Banyuwangi kepada pengurus Himpaudi di Aula Sekolah Tunas Zaitun Banyuwangi
Penyuluhan dan Penerangan Hukum oleh Kejaksaan Negeri Banyuwangi kepada pengurus Himpaudi di Aula Sekolah Tunas Zaitun Banyuwangi

jatimnow.com - Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun anggaran 2017 dan 2018 se Kabupaten Banyuwangi dikeluhkan. Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono menjamin dan meminta jika mendapat temuan segera melapor kepadanya.

Keluhan itu keluar dalam acara Penyuluhan dan Penerangan Hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi kepada pengurus Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) tingkat kecamatan dan kabupaten di Aula Sekolah Tunas Zaitun Banyuwangi, Rabu (6/3/2019).

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Satu-persatu anggota dan pengurus Himpaudi yang mayoritas Ibu-ibu itupun mengungkapkan tentang pengelolaan PAUD tahun anggaran 2017 dan 2018.

Salah seorang guru PAUD dari Kecamatan Giri mengatakan bahwa dirinya sempat menanyakan terkait penggunaan dan pembelanjaan alat tulis sekolah (ATS), alat permainan edukatif (APE) dan susu kotak.

"Saya pernah tanya langsung ke Pak Sulih, apakah BOP (Biaya Operasional Penyelenggaraan) ini dikondisikan oleh dinas karena 60 persen dari BOP kami suruh beli di rekanan? Jawabnya Pak Sulih, tidak," katanya.

"Kalau ada ancaman-ancaman bagaimana pak? Ada saksinya? jawabnya Pak Sulih, laporkan ke saya," imbuhnya.

Dari pantauan di lokasi, setidaknya terdapat lebih dari 5 orang pengurus Himpaudi yang mengeluhkan pengelolaan PAUD.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Banyuwangi Bagus Adi Saputro mengatakan, penyuluhan tersebut dilakukannya untuk merealisasikan transparansi penggunaan dana BOP yang ada di PAUD.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Sasaran kami adalah untuk membuat citra pendidikan di Banyuwangi jadi lebih baik lagi. Karena kita tahu dari hasil hearing ini ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan tertentu. Maka kami akan membuat terobosan baru dalam transparansi penggunaan dana BOP," papar Bagus.

Selama ini, lanjut Bagus, dalam praktik penggunaan dana BOP terdapat oknum-oknum yang mengatasnamakan dinas maupun kejaksaan untuk mem-preasure (penekanan) pengurus Himpaudi.

Dia mencontohkan, alat-alat peraga sekolah yang di edarkan melalui CV-CV yang diduga disetir oknum yang mengatasnamakan dinas maupun kejaksaan kerap menyergap pengurus Himpaudi.

Misalnya, seperti paket alat tulis yang harganya Rp 15 ribu dan dijual Rp 115 ribu kepada 300an lembaga PAUD dengan total jumlah siswa 3.000 lebih.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

"Yang terjadi di guru-guru PAUD sekarang adalah pengkondisian barang-barang. Jadi barang sudah dikondisikan dari awal, kondisinya seperti ini, modelnya seperti ini, 'mereka' yang kondisikan. Sudah tersistem, terstruktur dan massif," bebernya.

Kedepan, lanjut Bagus, Kejari Banyuwangi akan membentuk tim Satuan Tugas guna menerapkan penggunaan dana BOP secara transparan dengan sistem lelang terbuka.

Diharapkan, citra pendidikan di Bumi Blambangan nantinya semakin baik dan terbebas dari penunggangan oleh oknum-oknum yang tidak dapat dipertanggungjawabkan di muka hukum.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.