Senin, 27 Jul 2026 11:14 WIB

Pengelolaan Dana PAUD di Banyuwangi Dikeluhkan

Penyuluhan dan Penerangan Hukum oleh Kejaksaan Negeri Banyuwangi kepada pengurus Himpaudi di Aula Sekolah Tunas Zaitun Banyuwangi
Penyuluhan dan Penerangan Hukum oleh Kejaksaan Negeri Banyuwangi kepada pengurus Himpaudi di Aula Sekolah Tunas Zaitun Banyuwangi

jatimnow.com - Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun anggaran 2017 dan 2018 se Kabupaten Banyuwangi dikeluhkan. Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono menjamin dan meminta jika mendapat temuan segera melapor kepadanya.

Keluhan itu keluar dalam acara Penyuluhan dan Penerangan Hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi kepada pengurus Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) tingkat kecamatan dan kabupaten di Aula Sekolah Tunas Zaitun Banyuwangi, Rabu (6/3/2019).

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Satu-persatu anggota dan pengurus Himpaudi yang mayoritas Ibu-ibu itupun mengungkapkan tentang pengelolaan PAUD tahun anggaran 2017 dan 2018.

Salah seorang guru PAUD dari Kecamatan Giri mengatakan bahwa dirinya sempat menanyakan terkait penggunaan dan pembelanjaan alat tulis sekolah (ATS), alat permainan edukatif (APE) dan susu kotak.

"Saya pernah tanya langsung ke Pak Sulih, apakah BOP (Biaya Operasional Penyelenggaraan) ini dikondisikan oleh dinas karena 60 persen dari BOP kami suruh beli di rekanan? Jawabnya Pak Sulih, tidak," katanya.

"Kalau ada ancaman-ancaman bagaimana pak? Ada saksinya? jawabnya Pak Sulih, laporkan ke saya," imbuhnya.

Dari pantauan di lokasi, setidaknya terdapat lebih dari 5 orang pengurus Himpaudi yang mengeluhkan pengelolaan PAUD.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Banyuwangi Bagus Adi Saputro mengatakan, penyuluhan tersebut dilakukannya untuk merealisasikan transparansi penggunaan dana BOP yang ada di PAUD.

Baca Juga: PTPN I Jelaskan Kronologi Penanganan Kebakaran di Kebun Kampe Banyuwangi

"Sasaran kami adalah untuk membuat citra pendidikan di Banyuwangi jadi lebih baik lagi. Karena kita tahu dari hasil hearing ini ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan tertentu. Maka kami akan membuat terobosan baru dalam transparansi penggunaan dana BOP," papar Bagus.

Selama ini, lanjut Bagus, dalam praktik penggunaan dana BOP terdapat oknum-oknum yang mengatasnamakan dinas maupun kejaksaan untuk mem-preasure (penekanan) pengurus Himpaudi.

Dia mencontohkan, alat-alat peraga sekolah yang di edarkan melalui CV-CV yang diduga disetir oknum yang mengatasnamakan dinas maupun kejaksaan kerap menyergap pengurus Himpaudi.

Misalnya, seperti paket alat tulis yang harganya Rp 15 ribu dan dijual Rp 115 ribu kepada 300an lembaga PAUD dengan total jumlah siswa 3.000 lebih.

Baca Juga: Ribuan Anak di Tulungagung Tak Sekolah, Dinas Pendidikan Lakukan Hal Ini

"Yang terjadi di guru-guru PAUD sekarang adalah pengkondisian barang-barang. Jadi barang sudah dikondisikan dari awal, kondisinya seperti ini, modelnya seperti ini, 'mereka' yang kondisikan. Sudah tersistem, terstruktur dan massif," bebernya.

Kedepan, lanjut Bagus, Kejari Banyuwangi akan membentuk tim Satuan Tugas guna menerapkan penggunaan dana BOP secara transparan dengan sistem lelang terbuka.

Diharapkan, citra pendidikan di Bumi Blambangan nantinya semakin baik dan terbebas dari penunggangan oleh oknum-oknum yang tidak dapat dipertanggungjawabkan di muka hukum.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.