Rabu, 22 Jul 2026 16:11 WIB

Gubernur Khofifah Siap Jadi Mediator Suporter Persebaya dan Arema

Timnas U-22 diterima Gubernur Khofifah
Timnas U-22 diterima Gubernur Khofifah

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan siap menjadi mediator suporter (pendukung) Persebaya Surabaya dan Arema Malang demi terciptanya kedamaian dan kemajuan olahraga utamanya sepakbola.

Menurutnya, pemain Persebaya dan Arema Malang telah bersinergi dan bekerjasama hingga meraih juara AFF (Asean Football Federation) U-22 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 2–1 di Kamboja.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

Dengan keberhasilan menjadi juara itu diharapkan pula agar para suporter Persebaya dan Arema bersinergi pula. Dan dengan bersinergi akan tumbuh kekuatan yang maksimal untuk mendukung para pemain sehingga mampu meraih sebagai juara pada kejuaraan-kejuaraan di tingkat nasional bahkan internasional sebagaimana yang telah dilakukan oleh para punggawa sepakbola Timnas AFF U-22.

"Sinergi menjadikan para punggawa sepakbola lebih berprestasi, meraih kesuksesan, membawa Garuda terbang lebih tinggi lagi. Saya siap sebagai mediatornya," kata Gubernur Khofifah saat menerima secara resmi pemain AFF U-22 asal Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (1/3/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyerahkan tali asih kepada para pemain Timnas AFF U-22 dan official masing-masing sebesar Rp 25 juta. Para pemain yang mendapat adalah Rahmad Irianto (Persebaya), Dimas Drajad (Gresik), Hanif Syahbani (Arema), Satria Tama (Madura United)

Selain siap menjadi mediator suporter Persebaya Surabaya dan Arema Malang, Gubernur Khofifah bersama Wagub Jatim Emil Dardak telah merencanakan untuk membangun stadion olahraga, minimal sekelas GBK (Gelora Bung Karno) Jakarta.

"Setelah mempunyai sport center diharapkan para pecinta olahraga dan olahragawan akan lebih bergairah mendedikasikan dirinya untuk kemajuan olahraga di Jawa Timur. Pembangunan stadion itu juga akan dibarengkan dengan perbaikan infrastruktur jalan di Jatim kerjasama dengan pemerintah pusat agar semua dapat berjalan seiring," ujarnya.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Riau Naik 3 Kali Lipat, Transaksi Tembus Rp 1 Triliun

Dikatakan oleh Gubernur bahwa pada malam itu Gedung Negara Grahadi menjadi saksi sekaligus sebagai tempat pertemuan para olahragawan yang telah mendedikasikan diri, mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara.

Mewakili Timnas AFF U-22, Hanif Syahbani pada kesempatan itu menyatakan bahwa tidaklah mudah untuk meraih sebagi juara AFF U-22.

"Banyak tantangan yang kami hadapi. Tetapi karena sudah rejeki dan karunia dari Allah SWT seta motivasi berjuang untuk berlaga akhirnya kami mampu meraih sebagai juara," kata Hanif Syahbani.

Baca Juga: Khofifah Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga melalui Kehadiran Ayah

Sebagai penutup dan sebagai bentuk apresiasi kepada Timnas AFF U-22, Wagub Jatim Emil Dardak melantunkan We Are The Champion dari Queen.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.