Kamis, 11 Jun 2026 01:17 WIB

Timses Jokowi Waspadai Gerakan Pemutihan TPS

Ketua TKD Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin
Ketua TKD Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin

jatimnow.com - Tim sukses (timses) Jokowi-KH Ma'ruf Amin atau Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur mewaspadai gerakan pemutihan pada saat pemungutan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Ketua TKD Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mengatakan, gerakan pemutihan tempat pemungutan suara (TPS) adalah upaya penggembosan atau hasutan kepada para pemilih agar tidak nyoblos pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Istilah pemutihan di TPS yaitu upaya penggembosan, mengintimidasi pemilih untuk tidak mendatangi TPS dan memilih 01," ujar Machfud Arifin kepada wartawan di kantor TKD Jatim, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Jumat (22/2/2019).

Mantan Kapolda Jatim ini menilai, upaya pemutihan itu sangat berbahaya. Sebab, jika masyarakat terintimidasi, maka akan berdampak pada meningkatnya suara golput atau orang yang tidak menggunakan hak pilihnya.

"Kita berharap kepada masyarakat yang punya hak pilih untuk betul-betul menggunakan hak pilihnya," tambahnya.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Kalau ada orang yang mengajak masyarakat untuk tidak datang ke TPS karena suara Jokowi unggul, itu jangan dihiraukan. Tetap datang ke TPS dan coblos 01," harapnya.

Machfud juga mengajak masyarakat yang memiliki hak pilih, namun tidak bisa mencoblos di kampung halamannya karena lokasi pekerjaannya di luar kota, agar segera mengurus formulir A5 yang bisa diambil di KPU atau PPK setempat.

"Tolong kalau tidak bisa pulang, manfaatkan nyoblos di manapun dia berada. Di Surabaya, di Malang atau di mana saja bisa nyoblos dengan cara mendaftarkan pindah nyoblos," tuturnya.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Machfud juga berharap agar seluruh masyarakat yang sudah memiliki hak pilih tidak golput.

"Jangan ada yang golput. Nelayan nyoblos dulu baru melaut, atau besoknya lah, libur sehari gak apa-apa. Pekerja di mal, di restoran dan siapapun, manfaatkan hak pilih anda untuk Indonesia," pintanya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.