Kamis, 11 Jun 2026 12:05 WIB

Empat Ekor Kera Panjang Diamankan Petugas BKSDA di Madiun

Ilustrasi petugas KSDA mengamankan kera ekor panjang (Foto: Balai Besar KSDA Jatim @bbksdajatim)
Ilustrasi petugas KSDA mengamankan kera ekor panjang (Foto: Balai Besar KSDA Jatim @bbksdajatim)

jatimnow.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah Madiun mengamankan empat kera ekor panjang milik warga Desa Rejosari, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, karena dinilai meresahkan masyarakat desa setempat.

Kepala Resort 05 Madiun BKSDA Wilayah Madiun, Suparni mengatakan, empat kera ekor panjang tersebut terdiri dari sepasang kera jantan dan induk, dengan dua anaknya. Penangkapan empat kera ekor panjang itu berdasarkan laporan pemiliknya yang merupakan perangkat Desa Rejosari, Sri Lestari.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

"Atas laporan tersebut, kami kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi tiga dari empat kera tersebut pada Selasa (12/2) lalu," ujar Suparni kepada wartawan, Kamis (14/2/2019).

Dari empat ekor kera, awalnya hanya tiga ekor yang berhasil ditangkap dan dievakuasi yaitu satu induk dan dua ekor anaknya. Sedangkan satu ekor kera jantan yang paling besar belum bisa dievakuasi karena keluar dari kandang.

Setelah kembali di kandangnya, petugas kemudian mengevakuasi kera jantan tersebut. Proses pemindahan dari kandang permanen ke kandang portable juga membutuhkan waktu cukup lama. Petugas harus ektra sabar menunggu kera tersebut masuk ke kandang yang telah disiapkan.

"Kemarin proses penangkapan sampai pukul 17.00 Wib. Itu karena keranya lari dan sulit menangkapnya. Harus menunggu mau masuk kandang dengan sendirinya," kata dia.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Ia menjelaskan, kera ekor panjang bukan termasuk satwa yang dilindungi sehingga warga boleh memeliharanya. Setelah diambil dari pemiliknya, empat ekor kera itu nantinya akan dikirim ke BBKSDA Jawa Timur untuk dikarantina, sebelum nantinya akan dilepaskan.

Selain dikembalikan ke habitatnya yaitu di wilayah hutan Ngawi, BKSDA juga menawarkan kera terebut ke sejumlah lembaga konservasi seperti di Umbul Madiun maupun Banyu Biru Magetan.

"Namun, dua lembaga konservasi Umbul dan Banyu Biru sudah menolak. Karena kera ekor panjang di dua lembaga itu sudah banyak," tambahnya.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Sementara, pemilik empat ekor kera itu, Sri Lestari, mengatakan dirinya sengaja menyerahkan kera kesayangannya itu karena sudah tidak sanggup merawatnya. Apalagi, beberapa hari sebelumnya, kera tersebut keluar kandang dan membuat anak-anak sekitarnya takut.

"Kemarin tangan saya digigit sama yang jantan, karena saya menggendong anaknya yang sakit. Jadi mungkin lebih baik saya serahkan ke BKSDA. Saya sudah ikhlas," jelas Sri.

Sesuai informasi, kera-kera tersebut telah dipelihara sejak 10 tahun lalu dari mulai saat indukan jantan dan betina masih kecil. Bertahun-tahun dipelihara, sepasang kera indukan tersebut itu akhirnya punya anak.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.