Rabu, 22 Jul 2026 12:57 WIB

Ini Langkah CETAR Khofifah-Emil dalam 99 Hari Kerja

Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah-Emil saat pidato kerakyatan di Tugu Pahlawan Surabaya
Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah-Emil saat pidato kerakyatan di Tugu Pahlawan Surabaya

jatimnow.com - Sampai di Tugu Pahlawan Surabaya, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah-Emil Elestianto Dardak menyampaikan pidato kerakyatan, Kamis (14/2/2019). Keduanya akan tancap gas dalam 99 hari pertama kerja memimpin Jawa Timur.

Dalam pidato kerakyatan itu, Khofifah menyampaikan, untuk melayani masyarakat Jatim dirinya dan Emil akan mempersiapkan pelayanan kerja dengan nama CETAR yaitu Cepat, Efektif, Tanggap dan Responsif.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

Dalam 99 hari pertama kerja tersebut, akan dibagi menjadi tiga, yaitu 33 hari pertama, 33 hari kedua dan 33 hari ketiga. Program kerja tersebut, lanjut Khofifah, ada yang berbasis APBD dan ada yang berbasis non APBD.

"Maka masing-masing dinas akan ada semacam tanggungjawab dan aduit CETAR. Dikbud sudah cetar belum?, Kominfo sudah cetar belom?, Kesehatan sudah cetar belum? Infrastruktur PUPR sudah cetar belum?," tambahnya.

Mantan Menteri Sosial Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo ini menegaskan, CETAR bisa menjadi evaluasi dari seluruh masyarakat Jawa Timur, bahwa ada kecepatan efektivitas pada sikap tanggap dan respon dari seluruh yang dilaporkan, direkomendasikan oleh seluruh masyarakat Jawa Timur.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Riau Naik 3 Kali Lipat, Transaksi Tembus Rp 1 Triliun

"Ada pelaku dunia usaha di situ, ada masyarakat di situ, ada UMKM, ada Koperasi, ada IKM, ada profesi di situ. Kalau layanan kesehatan ada rumah sakit dan dokter, layanan pendidikan adalah yang melayani apakah negeri atau swasta atau berbasis pesantren atau non pesantren," paparnya.

Lanjut Khofifah, ada investor, juga begitu bagaimana mereka yang pro lingkungan juga akan terjawab karena dari APBD, antara lain sementara menyepakati adopsi sungai brantas.

"Itu kita diskusi dari jam berapa ya? sampai setengah tiga pagi. Karena Pak Jokowi pesannya, ayo langsung tancap gas," imbuhnya.

Baca Juga: Pemprov Jatim Luncurkan Kamar Mewah di RSSA Malang, Dihargai Rp 1 Juta per Malam

Sehingga, untuk mendukung program kerja tersebut, Khofifah telah menyampaikan kepada Pemprov bahwa saat menjadi Menteri Sosial, dirinya terbiasa pulang pada dinihari.

"Jadi kita biasa rapat sampai dinihari. Saat sampai tadi dinihari, saya ingin menyampaikan bahwa pesan Pak Jokowi tancap gas. Insyaallah kita langsung melakukan itu dengan secara bertahap. Untuk itu saya berharap teman-teman di Pemprov bisa mengikuti langkah ini," harapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.