Sabtu, 06 Jun 2026 14:03 WIB

Ini Langkah CETAR Khofifah-Emil dalam 99 Hari Kerja

Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah-Emil saat pidato kerakyatan di Tugu Pahlawan Surabaya
Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah-Emil saat pidato kerakyatan di Tugu Pahlawan Surabaya

jatimnow.com - Sampai di Tugu Pahlawan Surabaya, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah-Emil Elestianto Dardak menyampaikan pidato kerakyatan, Kamis (14/2/2019). Keduanya akan tancap gas dalam 99 hari pertama kerja memimpin Jawa Timur.

Dalam pidato kerakyatan itu, Khofifah menyampaikan, untuk melayani masyarakat Jatim dirinya dan Emil akan mempersiapkan pelayanan kerja dengan nama CETAR yaitu Cepat, Efektif, Tanggap dan Responsif.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

Dalam 99 hari pertama kerja tersebut, akan dibagi menjadi tiga, yaitu 33 hari pertama, 33 hari kedua dan 33 hari ketiga. Program kerja tersebut, lanjut Khofifah, ada yang berbasis APBD dan ada yang berbasis non APBD.

"Maka masing-masing dinas akan ada semacam tanggungjawab dan aduit CETAR. Dikbud sudah cetar belum?, Kominfo sudah cetar belom?, Kesehatan sudah cetar belum? Infrastruktur PUPR sudah cetar belum?," tambahnya.

Mantan Menteri Sosial Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo ini menegaskan, CETAR bisa menjadi evaluasi dari seluruh masyarakat Jawa Timur, bahwa ada kecepatan efektivitas pada sikap tanggap dan respon dari seluruh yang dilaporkan, direkomendasikan oleh seluruh masyarakat Jawa Timur.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Ada pelaku dunia usaha di situ, ada masyarakat di situ, ada UMKM, ada Koperasi, ada IKM, ada profesi di situ. Kalau layanan kesehatan ada rumah sakit dan dokter, layanan pendidikan adalah yang melayani apakah negeri atau swasta atau berbasis pesantren atau non pesantren," paparnya.

Lanjut Khofifah, ada investor, juga begitu bagaimana mereka yang pro lingkungan juga akan terjawab karena dari APBD, antara lain sementara menyepakati adopsi sungai brantas.

"Itu kita diskusi dari jam berapa ya? sampai setengah tiga pagi. Karena Pak Jokowi pesannya, ayo langsung tancap gas," imbuhnya.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Kunjungi Ponpes Genggong Probolinggo

Sehingga, untuk mendukung program kerja tersebut, Khofifah telah menyampaikan kepada Pemprov bahwa saat menjadi Menteri Sosial, dirinya terbiasa pulang pada dinihari.

"Jadi kita biasa rapat sampai dinihari. Saat sampai tadi dinihari, saya ingin menyampaikan bahwa pesan Pak Jokowi tancap gas. Insyaallah kita langsung melakukan itu dengan secara bertahap. Untuk itu saya berharap teman-teman di Pemprov bisa mengikuti langkah ini," harapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.