Rabu, 22 Jul 2026 07:16 WIB

Ini Harapan dan Pesan dari Pemuda Muhammadiyah pada Khofifah-Emil

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jatim 2018-2022, Dikky Syadqomullah
Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jatim 2018-2022, Dikky Syadqomullah

jatimnow.com - Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak diharapkan dapat menggerakkan potensi anak muda kreatif.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jatim terpilih 2018-2022, Dikky Syadqomullah mengatakan dengan menstimulus kelompok milenial untuk program-program kreatif melalui usaha baru merupakan suatu keharusan.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Diharapkan dapat meningkatkan geliat usaha dan mengurangi ketergantungan investasi eksktraktif, dan minerba yang menguntungkan secara ekonomis dan juga berdampak terhadap sosiologis.

"Menggerakkan start up dan industri kreatif yang dilakukan oleh kelompok milenial akan meningkatkan kompetitif anak muda Jawa Timur agar siap mengarungi era pasar bebas ASEAN," kata pria yang juga Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya tersebut, Rabu (13/2/2019).

Selain itu, terkait Program Keluarga Harapan(PKH) yang pernah dijalankan Khofifah sebagai Menteri Sosial RI dapat menjadi solusi dari permasalahan sosial yang dialami masyarakat, khususnya di Jatim.

Tetapi PKH akan menjadi muspro jika kesadaran dan tanggung jawab untuk mengentaskan kemiskinan secara supra-struktur tidak dibangun oleh Pemprov Jatim.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Malang Tebar Semangat Go Green Melalui Employee Volunteering

"Ada kekhawatiran bahwa PKH Plus tersebut tidak tepat sasaran, rawan dipermainkan, dan rentan praktik korupsi. Sehingga penting untuk memandirikan masyarakat oleh Pemprov Jatim," kata Dikky.

Selain itu juga diharapkan dapat membangun kultur kolektif dengan semangat Jatim untuk semua. Dikky menjelaskan, jalannnya roda pemerintahan sangat bergantung pada kondusifitas masyarakat Jawa Timur.

Kondusifitas tersebut dapat terwujud jika Khofifah-Emil mampu menyisihkan simbol dan ego pendukungnya, agar tidak terjadi konflik horizontal yang justru menjadi penghambat jalannya pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Pasien Sempat Dievakuasi Akibat Kebakaran Kantin, RSMAD Kediri Pastikan Aman

"Pemuda Muhammadiyah di Jatim dengan latar belakang generasi milenial akan selalu mendukung setiap kebijakan yang berpihak terhadap kepentingan dan kemajuan bagi masyarakat Jatim. Namun, di sisi lain kami juga akan sangat kritis dalam mengawal pembangunan," pungkas Dikky.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.