Sabtu, 06 Jun 2026 16:09 WIB

Akhir Masa Jabatan, Gubernur Jatim Soekarwo Pamit ke Khofifah dan Emil

Gubernur Soekarwo bersama Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa dan wagub terpilih Emil Dardak saat acara perpisahan di Grahadi
Gubernur Soekarwo bersama Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa dan wagub terpilih Emil Dardak saat acara perpisahan di Grahadi

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo resmi berpamitan atau purna tugas sebagai pemimpin pemerintahan Provinsi Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi Surabaya Senin (11/2/2019) malam. Soekarwo berpamitan dengan seluruh Forkompida, dan 38 bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota se Jawa Timur.

"Mohon pamit, besok pukul 24.00 sudah berhenti dan nanti ibu Khofifah dan Mas Emil yang akan melanjutkan kapal menuju pelabuhan yang diidamkan masyarakat Jatim ini," kata Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo.

Dalam kesempatan itu, Pakde Karwo juga melaporkan kepada Khofifah dan Emil bahwa
Masyarakat Jatim adalah masyarakat yang sangat plural baik itu suku ras agama dan pandangan kelompok politik nya.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Namun di Jatim masyarakat yang beragam tersebut bisa hidup berdampingan secara berdampingan dan damai.

"Tidak berlebihan saya kira jika saya menyebut Jatim ini lah Indonesia mini yang dicita-citakan pendiri republik," ucap Pakde Karwo.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan



Acara yang berlangsung kehangatan itu, selain dimeriahkan penyanyi Ari Lasso juga dihadiri Gubernur dan wakil gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Gubernur Soekarwo menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Jatim karena selama sepuluh tahun menjabat, dirinya mendapatkan ilmu untuk mampu merubah pemerintahan yang sebelumnya berjalan secara otoriter menjadi partisipatoris.

"Guru besar kami adalah masyarakat Jawa Timur, karena masyarakat Jatim yang plural, open mainded," kata Soekarwo.  

Selain itu tambah Soekarwo, keputusan-keputusan yang diambilnya saat memimpin Jawa Timur juga berlandaskan dari perilaku masyarakat.

"Dalam membuat keputusan dan perumusan kebijakan saya juga berkaca yang selalu meletakkan silahturahim sebagai pijakan utamanya," kata pria yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dispenda Jatim itu.

Dalam penutupnya Pakde Karwo berharap silaturahmi antara ia dan semua pihak yang telah membantu dirinya selama 10 tahun memimpin tidak pernah putus.

"Berteman itu seperti air mancur yang ditebas dengan pedang setajam apapun tidak akan putus dan terus mengalir," ucapnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.