Rabu, 22 Jul 2026 14:05 WIB

Akhir Masa Jabatan, Gubernur Jatim Soekarwo Pamit ke Khofifah dan Emil

Gubernur Soekarwo bersama Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa dan wagub terpilih Emil Dardak saat acara perpisahan di Grahadi
Gubernur Soekarwo bersama Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa dan wagub terpilih Emil Dardak saat acara perpisahan di Grahadi

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo resmi berpamitan atau purna tugas sebagai pemimpin pemerintahan Provinsi Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi Surabaya Senin (11/2/2019) malam. Soekarwo berpamitan dengan seluruh Forkompida, dan 38 bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota se Jawa Timur.

"Mohon pamit, besok pukul 24.00 sudah berhenti dan nanti ibu Khofifah dan Mas Emil yang akan melanjutkan kapal menuju pelabuhan yang diidamkan masyarakat Jatim ini," kata Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo.

Dalam kesempatan itu, Pakde Karwo juga melaporkan kepada Khofifah dan Emil bahwa
Masyarakat Jatim adalah masyarakat yang sangat plural baik itu suku ras agama dan pandangan kelompok politik nya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

Namun di Jatim masyarakat yang beragam tersebut bisa hidup berdampingan secara berdampingan dan damai.

"Tidak berlebihan saya kira jika saya menyebut Jatim ini lah Indonesia mini yang dicita-citakan pendiri republik," ucap Pakde Karwo.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Riau Naik 3 Kali Lipat, Transaksi Tembus Rp 1 Triliun



Acara yang berlangsung kehangatan itu, selain dimeriahkan penyanyi Ari Lasso juga dihadiri Gubernur dan wakil gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak.

Baca Juga: Pemprov Jatim Luncurkan Kamar Mewah di RSSA Malang, Dihargai Rp 1 Juta per Malam

Gubernur Soekarwo menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Jatim karena selama sepuluh tahun menjabat, dirinya mendapatkan ilmu untuk mampu merubah pemerintahan yang sebelumnya berjalan secara otoriter menjadi partisipatoris.

"Guru besar kami adalah masyarakat Jawa Timur, karena masyarakat Jatim yang plural, open mainded," kata Soekarwo.  

Selain itu tambah Soekarwo, keputusan-keputusan yang diambilnya saat memimpin Jawa Timur juga berlandaskan dari perilaku masyarakat.

"Dalam membuat keputusan dan perumusan kebijakan saya juga berkaca yang selalu meletakkan silahturahim sebagai pijakan utamanya," kata pria yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dispenda Jatim itu.

Dalam penutupnya Pakde Karwo berharap silaturahmi antara ia dan semua pihak yang telah membantu dirinya selama 10 tahun memimpin tidak pernah putus.

"Berteman itu seperti air mancur yang ditebas dengan pedang setajam apapun tidak akan putus dan terus mengalir," ucapnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.