Rabu, 22 Jul 2026 09:45 WIB

Risma: Jika Lemah Mendidik Anak, Bangsa ini Akan Hancur

  • Penulis :
  • | Kamis, 29 Mar 2018 18:49 WIB
Wali Kota Risma saat memberikan wejangan kepada guru se Surabaya
Wali Kota Risma saat memberikan wejangan kepada guru se Surabaya

jatimnow.com- Seyogianya anak merupakan tanggung jawab orang tua, namun tidak sepenuhnya orang tua dapat mengawasi aktifitas anaknya. Alasannya, anak lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah.

Makanya, agar guru mampu mengoptimalkan perannya dalam mendidik anak di zaman digital ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar seminar Peran Guru Dalam Mendidik Anak di Era Digital, Kamis, (29/3/2018) di gedung convention hall Arief Rahman Hakim.

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan, seminar ini untuk menambah wawasan para guru dalam mengawasi dan mendidik anak ketika beraktifitas bersama gawainya.

Di zaman era digital ini, anak dapat mengetahui semua konten mulai dari yang baik sampai terburuk.

“Syukur kalau melihat atau mengambil gambar yang baik, tapi kalau yang jelek lalu digunakan yang enggak-enggak,”? tanya wali kota kepada para undangan.

Melihat hal itu, Wali Kota Risma meminta kepada para guru agar mampu memanfaatkan gawai sebagai sarana belajar untuk anak-anak bahkan mampu berprestasi.

“Tidak mudah memang membuat anak berprestasi, tapi di era globalisasi, tidak ada yang tidak mungkin. Dibutuhkan energi ekstra dari kita semua,” ujarnya.

Oleh karena itu, Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu meminta dukungan dari para guru dan orang tua agar menggalang kekuatan untuk melindungi, menjaga dan mendidik anak di era digital ini.

“Mereka adalah masa depan bangsa, kalau kita lemah maka bangsa ini akan hancur, tapi kalau kuat, maka kita dapat melewati tantangan apapun,” tandasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Tak lupa, wali kota berpesan kepada para guru untuk tidak meninggalkan anak-anak sebelum dijemput orang tuanya. Ia juga meminta untuk tidak memulangkan anak ketika datang terlambat ke sekolah.

Khusus untuk keterlambatan anak, kata Wali Kota Risma, jangan disuruh pulang, tetapi hukum sesuai tupoksinya seperti menghafal pelajaran dan menyelesaikan tugas sehingga anak terpantau dan orang tua tenang.

“Ini tanggung jawab mutlak panjenegan semua,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan M. Ikhsan menambahkan, seminar yang nantinya di isi oleh Direktur Pelaksana Yayasan Kita dan Buah Hati, Elly Risman ini, untuk menambah wawasan para guru sehingga mampu menjalankan program sekolah sesuai dengan yang diharapkan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Fasilitasi 2.700 Stan Kosong untuk Pedagang Pasar Tumpah

“Saya berharap para guru, orang tua dan LSM meningkatkan penguatan di sekolah sehingga komitmen Ibu Wali Kota Risma yang selalu mengatakan anak surabaya adalah anak kita semua terus terjaga dan terlaksana di semua lingkungan,” imbuh Ikhsan.

Usai sambutan, acara dilanjutkan pengisian materi bagi para guru, dengan moderator Ketua Dewan Pendidikan Jatim Martadi dan narasumber Direktur Pelaksana Yayasan Kita dan Buah Hati, Elly Risman.

 

Penulis/Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.