Minggu, 07 Jun 2026 10:12 WIB

37 Rumah di Pacitan Rusak Akibat 'Amukan' Angin

Salah satu rumah di Pacitan rusak akibat tertimpa pohon yang tumbang karena angin
Salah satu rumah di Pacitan rusak akibat tertimpa pohon yang tumbang karena angin

jatimnow.com - Hujan disertai angin kencang menerjang Pacitan. Selain menyebabkan sejumlah pohon tumbang, puluhan rumah dan bangunan lain tercatat rusak.

Informasi yang dihimpun jatimnow.com, angin kencang itu menerjang saat hujan deras mengguyur Pacitan pad Kamis (24/1/2019) sore hingga malam.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Kerusakan paling parah terjadi di Pacitan kota," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Didik Alih Widodo, Jumat (25/1/2019).

Baca juga:  Waspada! Hujan Angin Masih Hantui Jawa Timur

Didik membeberkan, dari pendataan yang dilakukan timnya, akibat angin kencang itu, sedikitnya 37 rumah warga rusak, beberapa toko, klinik, garasi bus, SPBU hingga sejumlah pohon tumbang.

"Satu warga atas nama Sulashariadi (40) warga Dusun Ngunut, Desa Menadi mengalami luka di kepala akibat tertimpa genteng," tambah Didik.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Menurutnya, peristiwa itu sesuai dengan perkiraan BMKG (Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika) yang menyebut bahwa sejumlah wilayah di Jawa Timur termasuk Pacitan, masih rawan terjadi angin kencang.

Ditambahkan Didik, angin kencang itu menerjang Desa Mentoro, Desa Menadi, Kelurahan Ploso dan Desa Tanjungsari yang semuanya desa dan keluarahan itu masuk wilayah Kecamatan Pacitan.

Untuk yang paling parah, lanjutnya, ada di Desa Mentoro dengan kerusakan 12 rumah, 1 toko dan 1 klinik. Sedangkan yang lain merata di 3 desa/kelurahan.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

Data tersebut, masih kata Didik, merupakan pendataan awal. Sebab timnya masih akan melakukan pendataan kembali.

Ia mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, sesuai perkiraan, wilayah Pacitan akan terjadi hujan disertai angin kembali.

"Jika ada hujan dan angin kencang dan dirasa membahayakan segera mengungsi di tempat yang aman," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.