Minggu, 26 Jul 2026 17:00 WIB

5 Fakta Pembunuhan Keji di Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 21 Jan 2019 10:51 WIB

jatimnow.com - Sejumlah fakta terungkap di balik peristiwa pembunuhan di Pasuruan yang berlangsung secara biadab. Kedua korban ditemukan dalam  kondisi mengenaskan pada Minggu (20/1/2019).

Kelima fakta yang terungkap:

Baca Juga: Polres Pasuruan Tangkap Komplotan Pencuri Sapi di Tutur

1. Dua orang jadi korban pembunuhan ditemukan tewas dengan cara dibakar di depan sebuah rumah di Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo, Pasuruan.

Jenazah kedua korban dalam kondisi terikat jadi satu. Kedua korban asal Pasuruan yang tewas mengenaskan yakni Sya'roni (58) warga Rembang dan Imam Sya'roni (70) warga Kraton

2. Tiga pelaku pembakaran yakni insial MD (59) dan NP (30) keduanya adalah pasangan suami istri, warga Dusun Jati Gunting, Wonorejo, Pasuruan. Serta tersangka Zd (30) warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

"Iya, terduga pelaku ada suami dan istri," kata Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo, Minggu (20/1/2019).

3. MD, salah satu tersangka pembunuhan dua orang dengan cara dibakar di Pasuruan, menunjukan perilaku aneh sebelumnya. MD terlihat suka marah dan berteriak hingga warga di sekitarnya ketakutan.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Dua minggu ini, Pak MD suka teriak-teriak seperti orang stres. Tetangga semua pada takut," kata Limiati tetangga pelaku kepada jatimnow.com.

4. MD, salah satu tersangka pembunuhan dikenal sebagai dukun. Berdasar informasi masyarakat, sudah 7 tahun menjalani praktik perdukunan.

"Sudah tujuh tahun ini, banyak orang yang datang ke rumahnya. Ngakunya sih minta do'a atau berobat," jelas Kepala Desa Jatigunting, M Yudi Iswanto, Minggu, (20/1/2019).

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

Ia mengatakan, 'pasien' MD kebanyakan berasal dari luar desa. Katanya, tidak ada masyarakat Desa Jatigunting yang meminta tolong kepada MD.

5.Motif pembakaran dua orang hingga tewas mengenaskan di Pasuruan terkuak. MD salah satu tersangka diduga melakukan pembakaran, karena sakit hati dan merasa disantet oleh korban.

"Motifnya sakit hati. Diduga pelaku insial MD dendam kepada korban, karena pelaku pernah menderita karena disantet oleh korban," kata Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo.

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.