Rabu, 10 Jun 2026 08:10 WIB

5 Fakta Pembunuhan Keji di Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 21 Jan 2019 10:51 WIB

jatimnow.com - Sejumlah fakta terungkap di balik peristiwa pembunuhan di Pasuruan yang berlangsung secara biadab. Kedua korban ditemukan dalam  kondisi mengenaskan pada Minggu (20/1/2019).

Kelima fakta yang terungkap:

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

1. Dua orang jadi korban pembunuhan ditemukan tewas dengan cara dibakar di depan sebuah rumah di Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo, Pasuruan.

Jenazah kedua korban dalam kondisi terikat jadi satu. Kedua korban asal Pasuruan yang tewas mengenaskan yakni Sya'roni (58) warga Rembang dan Imam Sya'roni (70) warga Kraton

2. Tiga pelaku pembakaran yakni insial MD (59) dan NP (30) keduanya adalah pasangan suami istri, warga Dusun Jati Gunting, Wonorejo, Pasuruan. Serta tersangka Zd (30) warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

"Iya, terduga pelaku ada suami dan istri," kata Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo, Minggu (20/1/2019).

3. MD, salah satu tersangka pembunuhan dua orang dengan cara dibakar di Pasuruan, menunjukan perilaku aneh sebelumnya. MD terlihat suka marah dan berteriak hingga warga di sekitarnya ketakutan.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

"Dua minggu ini, Pak MD suka teriak-teriak seperti orang stres. Tetangga semua pada takut," kata Limiati tetangga pelaku kepada jatimnow.com.

4. MD, salah satu tersangka pembunuhan dikenal sebagai dukun. Berdasar informasi masyarakat, sudah 7 tahun menjalani praktik perdukunan.

"Sudah tujuh tahun ini, banyak orang yang datang ke rumahnya. Ngakunya sih minta do'a atau berobat," jelas Kepala Desa Jatigunting, M Yudi Iswanto, Minggu, (20/1/2019).

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

Ia mengatakan, 'pasien' MD kebanyakan berasal dari luar desa. Katanya, tidak ada masyarakat Desa Jatigunting yang meminta tolong kepada MD.

5.Motif pembakaran dua orang hingga tewas mengenaskan di Pasuruan terkuak. MD salah satu tersangka diduga melakukan pembakaran, karena sakit hati dan merasa disantet oleh korban.

"Motifnya sakit hati. Diduga pelaku insial MD dendam kepada korban, karena pelaku pernah menderita karena disantet oleh korban," kata Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo.

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.