Minggu, 14 Jun 2026 06:17 WIB

Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Rusak Diamuk Puting Beliung di Ngawi

Petugas mengevakuasi pohon tumbang akibat puting beliung
Petugas mengevakuasi pohon tumbang akibat puting beliung

jatimnow.com - Angin puting beliung yang melanda di wilayah Kabupaten Ngawi menyebabkan beberapa kerusakan. Puluhan pohon tumbang, serta beberapa rumah warga rusak akibat terjangan angin yang terjadi pada Selasa (15/1/2019).

"Betul, kemarin ada angin puting beliung di Kecamatan Bringin," kata Kapolsek Bringin, AKP Misran, Rabu (16/1/2019).

Ia menyebutkan, selain pohon tumbang, tercatat sedikitnya 4 rumah warga mengalami kerusakan.



Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Genteng beterbangan, puluhan pohon tumbang mengenai rumah juga. Kalau untuk rumah, total ada 4 rumah yang rusak," bebernya.

AKP Misran menambahkan, angin puting beliung ini berbarengan dengan hujan deras.

"Hujannya cukup lebat mulai siang sampai sore," tambahnya.

Baca Juga: Update Cuaca Hari Ini, Angin Kencang Ancam Surabaya Raya hingga Madura

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.