Selasa, 28 Jul 2026 10:37 WIB

Mancing Sidat, Warga Banyuwangi Dapat Buaya Muara

Tamrin serahkan anakan buaya muara hasil pancingannya kepada petugas RKW 14 BKSDA Banyuwangi
Tamrin serahkan anakan buaya muara hasil pancingannya kepada petugas RKW 14 BKSDA Banyuwangi

jatimnow.com - Seekor anakan buaya muara hasil pancingan Tamrin (65) diserahkan Resort Konservasi Wilayah (RKW) 14 BKSDA Banyuwangi, Senin (1/1/2019).

Menurut Tamrin yang beralamat di Dusun Delik II RT 02 RW 02, Desa Jambesari, Kecamatan Giri, Banyuwangi tersebut, dirinya tidak mengetahui jika hasil pancingannya adalah anakan buaya muara.

Baca Juga: Pencarian Pemancing Hilang di Sungai Brantas Tulungagung Dihentikan, Ini Sebabnya

"Saya biasanya memancing sidat (seperti belut red) di sekitar rumah. Namun saat pertama kali menemukan anakan buaya muara tersebut pertengahan 2017 lalu, saya kira seekor biawak kecil ya tak piara," katanya.

Setelah memelihara hampir setahun, anakan buaya muara tersebut semakin membesar dan membuat Tamrin menjadi takut. Ia khawatir, anakan buaya muara tersebut akan membahayakan dirinya dan orang lain.

"Saya kira awalnya biawak tapi lama-lama kok lebih mirip buaya," ujarnya sambil menyerahkan anakan buaya muara tersebut kepada Resort Konservasi Wilayah (RKW) 14 BKSDA Banyuwangi.

Kepala RKW 14 BKSDA Banyuwangi, Vivi Primayanti membenarkan bahwa hewan yang diterimanya dalam keadaan hidup itu merupakan anakan buaya muara.

"Anakan buaya muara termasuk hewan yang dilindungi. Setelah kami lihat, buaya itu berjenis kelamin betina, memiliki panjang 75 centimeter dan berusia sekitar 1,5 tahun," kata Vivi.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Kini anakan buaya muara jenis Crocodilus Porosus itu dititipkannya kepada Lembaga Konservasi legal di Banyuwangi, Taman Mirah Fantasia.

Menyikapi temuan anakan buaya muara itu, Vivi mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya. Sebab, di tempat ditemukannya anakan buaya muara itu, dirinya memperkirakan juga terdapat induknya.

"Kepada masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi munculnya induk buaya ke pemukiman warga," tukasnya.

Baca Juga: Pamit Memancing, Pria di Tulungagung Hilang Diduga Terseret Arus Sungai Brantas

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.