Minggu, 07 Jun 2026 02:58 WIB

Muhammadiyah Puji Inovasi dan Perkembangan Banyuwangi

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti (kanan) dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat peresmian Masjid At-Taqwa di Kecamatan Rogojampi
Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti (kanan) dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat peresmian Masjid At-Taqwa di Kecamatan Rogojampi

jatimnow.com - Banyuwangi mendapat apresiasi dan pujian dari Muhammadiyah atas inovasi serta perkembangannya yang sangat pesat. Banyuwangi dinilai bisa merubah stigma dari daerah klenik menjadi wilayah yang modern dengan sederetan destinasi wisata.

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum (Sekum) Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Dr. Abdul Mu'ti saat menghadiri puncak peringatan Milad ke-106 Muhammadiyah di kompleks Masjid At-Taqwa, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Minggu (16/12/2018) malam.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Mu'ti mengapresiasi langkah pemerintah daerah Banyuwangi dalam mengembangkan kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu. "Dulu, Banyuwangi ini dikenal dengan daerah klenik, daerah santet. Tapi sekarang sudah berubah menjadi destinasi wisata dan beragam program inovatif lainnya," ungkap Mu'ti.

Dia berharap, Banyuwangi bisa terus tumbuh bersama masyarakatnya yang semakin sejahtera. "Semoga tambah maju. Wisatanya berkembang, sektor lain juga berkembang. Sehingga warga bisa semakin sejahtera," harapnya.

Selain itu, ia juga mengajak warga Muhammadiyah turut berkontribusi memajukan daerah. "Tema milad kali ini adalah ta'awun untuk negeri. Kita warga persyarikatan Muhammadiyah turut berkontribusi kepada negara, bersama-sama membangun republik ini," terangnya.

Karena, lanjut Mu'ti, Ta'awun merupakan bagian dari komitmen kebangsaan Muhammadiyah. Sebab amal usaha Muhammadiyah tidak hanya untuk Muhammadiyah, tapi untuk semua anak bangsa.

Baca Juga: Pasien Sempat Dievakuasi Akibat Kebakaran Kantin, RSMAD Kediri Pastikan Aman

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih atas kontribusi Muhammadiyah dalam pembangunan Banyuwangi, baik dalam sosial-kemasyarakatan, pendidikan maupun kesehatan.

"Tangan pemerintah sangat terbatas. Kontribusi dari masyarakat, terutama oleh Muhammadiyah, memberikan kontribusi yang sangat penting. Banyak sekolah, rumah sakit dan lainnya didirikan Muhammadiyah di Banyuwangi," ujar Anas.

Menurut Anas, ada seratus lebih lembaga pendidikan milik Muhammadiyah di Banyuwangi dengan belasan ribu pelajar yang menuntut ilmu di dalamnya. Juga ada rumah sakit yang terus melayani warga Banyuwangi.

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

Sinergi yang dibangun antara Muhammadiyah dan pemerintah daerah selama ini, menurut Anas, perlu terus dijaga dan ditingkatkan.

Peringatan Milad ke-106 Muhammadiyah di Banyuwangi itu sendiri ditandai dengan peresmian Masjid At-Taqwa di Kecamatan Rogojampi. Selain itu, juga ada peresmian dan peletakan batu pertama 25 amal usaha Muhammadiyah di beberapa tempat di Banyuwangi.

Selain ribuan warga Muhammadiyah, peringatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh ormas Islam, antara lain dari Nahdlatul Ulama, LDII, dan Al-Irsyad.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.