Selasa, 28 Jul 2026 05:39 WIB

Rumah Bandar di Madiun Digerebek, 3,4 Kg Ganja Disita

Polisi menunjukkan barang bukti ganja yang disita dari tangan tersangka asal Madiun
Polisi menunjukkan barang bukti ganja yang disita dari tangan tersangka asal Madiun

jatimnow.com - Rumah seorang bandar narkoba di Madiun digerebek polisi. Selain menangkap sang bandar, polisi juga menyita sejumlah barang bukti narkoba termasuk 3,4 Kg ganja.

Penggerebekan itu dilakukan Satresnarkoba Polres Ponorogo. Sedangkan bandar yang rumahnya digerebek di Madiun itu berisinial END (37) warga Madiun.

Baca Juga: Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

"Dialah yang selama ini menyuplai narkoba ke DWM, pengedar yang kami tangkap sebelumnya," kata Kasat Resnarkoba Polres Ponorogo, Iptu Eko Murbianto Kalimantono, Sabtu (15/12/2018).

Setelah memastikan keberadaan END berdasarkan keterangan DWM, sejumlah anggota Satresnarkoba Polres Ponorogo langsung bergerak ke Madiun dan mengepung rumah END. Setelah melihat END di dalam rumah, mereka langsung menyergap END.

"Tim kami kemudian melakukan penggeledaha di rumah tersangka (END)," beber Eko.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Dalam penggeledahan itu, Tim Satresnarkoba Polres Ponorogo menemukan sejumlah barang bukti narkoba yang siap diedarkan oleh END. Antara lain 4 paket daun ganja kering seberat 3,4 Kilogram; 3 paket sabu-sabu dengan berat masing-masing 17,90 gram, 2,00 gram dan 0,32 gram serta 5 butir pil ekstasi.

Setelah dibawa ke Mapolres Ponorogo bersama barang buktinya, END kemudian diperiksa intensif. Dalam pengakuannya terbongkar jika narkoba itu didatangkan END dari seseorang di Malang.

"Rencananya, selain diedarkan kepada orang yang sudah memesan, narkoba-narkoba itu dipersiapkan untuk diedarkan pada malam pergantian tahun," ungkap Eko.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Oleh penyidik, END dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.

"Kami masih melakukan upaya pengembangan terhadap jaringan tersangka," pungkas mantan KBO Satreskrim Polres Ponorogo ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.