Kamis, 11 Jun 2026 09:53 WIB

Ini Motif Pelaku Meracuni Keluarga Juragan Sapi

  • Penulis :
  • | Jumat, 23 Mar 2018 13:28 WIB
Tersangka diapit petugas.
Tersangka diapit petugas.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

jatimnow.com - Setelah melalui proses pengejaran selama 5 hari, Sariono alias Saridon (22) ditangkap petugas ketika bersembunyi di wilayah Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang.
 
Dari hasil pemeriksaan polisi, Saridon juga merupakan pelaku penebar teror kepada Yulianti (38) melalui pesan singkat.
 
Dari pengakuan pelaku, ia memang sengaja melakukan perbuatannya karena sakit hati terhadap Yulianti anak juragan sapi.
 
Yulianti disebut telah membuat masyarakat menjauhi Saridon karena rekam jejaknya sebagai mantan tahanan.
 
"Saya sengaja mau bunuh mereka. Soalnya saya diadu domba karena saya pernah masuk penjara. Akhirnya saya pusing terus saya masukkan obat (pestisida) kedalam tandon," kata Sariono alias Saridon saat dimintai keterangan oleh polisi Jumat (23/03/2018).
 
Aksi yang dilakukan Sariono dilakukan dalam waktu malam ketika anggota keluarga Sunarto terlelap tidur. Pelaku menggunakan 2 merk pestisida untuk mencampur 250 liter air tandon.
 
Dari salinan pesan singkat pelaku kepada Yulianti menunjukkan, pelaku jatuh hati pada ibu 1 anak tersebut.
 
Namun begitu Saridon membantah bila melakukan perbuatan itu karena didasari rasa patah hati cintanya bertepuk sebelah tangan.
 
 
"Saya nggak naksir dia. Saya cuma sakit hati gitu lho. Karena saya dibilangin habis keluar dari penjara. Makane habis kerja itu saya beli obatnya ke pasar. Malam tak campur itu," terang Sariono yang juga merupakan tetangga keluarga juragan sapi Sunarto.
 
Sebelumnya pada Jumat (09/03/2018) lalu, juragan sapi Sunarto dan keluarga yang ditinggal di Dusun Sukoreno Desa Sukosewu Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar nyaris menjadi korban pembunuhan setelah tandon air berkapasitas 250 liter dicampuri pestisida.
 
Sehari sebelumnya, Yulianti anak Sunarto juga sempat mendapat teror berupa pesan singkat dengan nada ancaman di handphone-nya. Namun kini pelaku berhasil diamankan dan mengakui perbuatannya.
 
Reporter: Glorian
Editor: Erwin Yohanes
 
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.