Selasa, 28 Jul 2026 06:36 WIB

Ini Motif Pelaku Meracuni Keluarga Juragan Sapi

  • Penulis :
  • | Jumat, 23 Mar 2018 13:28 WIB
Tersangka diapit petugas.
Tersangka diapit petugas.

Baca Juga: Jenazah Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Blitar Ditemukan

jatimnow.com - Setelah melalui proses pengejaran selama 5 hari, Sariono alias Saridon (22) ditangkap petugas ketika bersembunyi di wilayah Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang.
 
Dari hasil pemeriksaan polisi, Saridon juga merupakan pelaku penebar teror kepada Yulianti (38) melalui pesan singkat.
 
Dari pengakuan pelaku, ia memang sengaja melakukan perbuatannya karena sakit hati terhadap Yulianti anak juragan sapi.
 
Yulianti disebut telah membuat masyarakat menjauhi Saridon karena rekam jejaknya sebagai mantan tahanan.
 
"Saya sengaja mau bunuh mereka. Soalnya saya diadu domba karena saya pernah masuk penjara. Akhirnya saya pusing terus saya masukkan obat (pestisida) kedalam tandon," kata Sariono alias Saridon saat dimintai keterangan oleh polisi Jumat (23/03/2018).
 
Aksi yang dilakukan Sariono dilakukan dalam waktu malam ketika anggota keluarga Sunarto terlelap tidur. Pelaku menggunakan 2 merk pestisida untuk mencampur 250 liter air tandon.
 
Dari salinan pesan singkat pelaku kepada Yulianti menunjukkan, pelaku jatuh hati pada ibu 1 anak tersebut.
 
Namun begitu Saridon membantah bila melakukan perbuatan itu karena didasari rasa patah hati cintanya bertepuk sebelah tangan.
 
 
"Saya nggak naksir dia. Saya cuma sakit hati gitu lho. Karena saya dibilangin habis keluar dari penjara. Makane habis kerja itu saya beli obatnya ke pasar. Malam tak campur itu," terang Sariono yang juga merupakan tetangga keluarga juragan sapi Sunarto.
 
Sebelumnya pada Jumat (09/03/2018) lalu, juragan sapi Sunarto dan keluarga yang ditinggal di Dusun Sukoreno Desa Sukosewu Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar nyaris menjadi korban pembunuhan setelah tandon air berkapasitas 250 liter dicampuri pestisida.
 
Sehari sebelumnya, Yulianti anak Sunarto juga sempat mendapat teror berupa pesan singkat dengan nada ancaman di handphone-nya. Namun kini pelaku berhasil diamankan dan mengakui perbuatannya.
 
Reporter: Glorian
Editor: Erwin Yohanes
 
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.